'Cukup Sudah Kita Hitung Orang Mati di Papua' KKB Merajalela, Sosok Ini Kirim Pesan ke Jokowi

Kepada Presiden Jokowi, sosok yang satu ini menyampaikan pesan yang amat mengharukan terkait insiden mengerikan yang terjadi di daerah bergolak Papua.

Handover
Foto Ilustrasi - Anggota KKB Papua. 

TRIBUNPALU.COM - Kelompok kriminal bersenjata (KKB) terus membuat suasana di Tanah Papua menjadi mengerikan.

KKB terus berbuat ulah hingga menelan banyak korban jiwa.

Seperti baru-baru ini KKB tegas membunuh 10 orang warga sipil.

Tindakan kejam yang dilakukan KKB ke warga sipil itu, menyedot perhatian semua pihak di seantero wilayah NKRI ( Negara Kesatuan Republik Indonesia ).

Salah satunya, adalah CEO LEMPAR Papua atau Founder Lembaga Riset Ekonomi Politik Papua, Maiton Gurik.

Kepada Presiden Jokowi, sosok yang satu ini menyampaikan pesan yang amat mengharukan terkait insiden mengerikan yang terjadi di daerah bergolak Papua.

Baca juga: Leluhur Bangsa Papua Menangis Tokoh Pemuda Murka KKB Kotori Tanah Papua dengan Aksi Kejahatan

Dia mengatakan, cukup sudah kita menghitung orang mati di Papua. Sebab sudah terlalu banyak kematian yang terjadi di daerah ini.

Pernyataan Maiton Gurik ini mengemuka, pasca terjadinya insiden mengerikan yang dilakukan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Kampung Nanggolait, Kabupaten Nduga, Provinsi Papua, Sabtu 16 Juli 2022 pagi.

Dikatakannya, peristiwa yang menimpa warga sipil itu sangat disesalkan. Namun fakta itu terus terjadi selama ini di Papua.

Untuk itu, lanjut Maiton Gurik, pemerintah pusat perlu mencari solusi terbaik, sehingga kasus semacam ini tak terjadi lagi pada hari-hari yang akan datang.

Selama ini, lanjut dia, konflik bersenjata di Papua itu hanya terjadi antara TNI Polri dan Kelompok Kriminal Bersenjata.

Akan tetapi, katanya, konflik ini terus saja melebar, dan warga sipil yang selalu menjadi korban.

Fakta ini, katanya, merupakan bukti bahwa penyelesaian yang dilakukan selama ini gagal.

Helikopter angkut jenazah warga sipil di Papua
ANGKUT JENAZAH - Helikopter ini mengangkut jenazah warga sipil yang dibunuh akibat kekejaman anggota KKB di Papua. Atas insiden inilah, CEO LEMPAR Papua, Maiton Gurik menyampaikan pesan haru ke Presiden Jokowi: Cukup Sudah Kita Hitung Orang Mati di Papua.

Untuk itu perlu dicarikan upaya yang lebih konkrit, supaya warga sipil tak selalu jadi korban dalam konflik tersebut.

Halaman
123
Sumber: Pos Kupang
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved