Kumpulan Kritik Anies Baswedan, Bandingkan Era SBY dan Jokowi hingga Sindir Korupsi BTS

Kumpulan kritik Anies Baswedan pada pemerintah dalam dua hari terakhir. Bandingkan Pembangunan Jalan Era SBY dan Jokowi hingga Sindir Korupsi BTS.

TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Bakal Calon Presiden dari Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP), Anies Baswedan memberikan pidato politik saat acara Temu Kebangsaan Relawan Anies Baswedan di Stadion Tennis Indoor, Kawasan GBK Senayan, Jakarta, Minggu (21/5/2023). Acara yang dihadiri ribuan relawan ini sebagai dukungan terhadap Anies Baswedan yang dimajukan sebagai Calon Presiden pada Pilpres 2024. 

TRIBUNPALU.COM - Berikut kumpulan kritik Anies Baswedan pada pemerintah dalam dua hari terakhir.

Diketahui bakal calon presiden Anies Baswedan kini mulai terbuka mengkritik pemerintah.

Kritik terbuka disampaikan Anies Baswedan saat berpidato dalam acara Milad PKS ke-21 di Istora Senayan, Jakarta Pusat, Sabtu (20/5/2023).

Sehari kemudian atau Minggu (21/5/2023) kemarin, Anies kembali mengkritik pemerintah saat menghadiri acara temu kebangsaan bersama ribuan relawannya di Tennis Indoor Senayan, Jakarta.

Seperti apa kritik yang disampaikan Anies? Berikut dirangkum Tribunnews.com hari ini, Senin (22/5/2023):

Bandingkan Pembangunan Jalan Era SBY dan Jokowi

Anies Baswedan membandingkan pembangunan jalan antara era Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Dalam acara Milad ke-21 PKS di Istora Senayan Jakarta, Sabtu (20/5/2023), Anies Baswedan mengutip data yang mengatakan era pemerintahan Jokowi telah berhasil membangun jalan tol terpanjang dibandingkan periode-periode sebelumnya.

Menurut data yang dikutip Anies Baswedan, pemerintahan Jokowi telah membangun 1.569 kilometer jalan tol dari total 2.499 kilometer.

"Pemerintahan kali ini berhasil membangun jalan tol terpanjang dibandingkan periode-periode sebelumnya."

"(Sebanyak) 63 persen dari seluruh jalan tol berbayar yang ada di Indonesia, itu dibangun di era pemerintahan sekarang (Jokowi)."

"Sepanjang 1.569 km dari total 2.499 km. Itu adalah jalan berbayar," kata Anies, Sabtu, dikutip dari tayangan YouTube Tribunnews.com.

Kritik Persekusi

Anies Baswedan mengklaim ketika menjabat Gubernur DKI Jakarta selama tahun 2017-2022 tak pernah sekalipun melakukan persekusi terhadap pihak yang memberikan kritik.

Anies juga menyebut tak pernah melaporkan para pengkritiknya ke pihak berwajib.

Halaman
1234
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved