Kamis, 7 Mei 2026

Pilpres 2024

Respon PDIP Soal Peluang Sandiaga Uno Jadi Cawapres Ganjar Pranowo

Begini respon Ketua DPP PDIP Eriko Sotarduga soal kemungkinan Sandiaga Uno jadi cawapres Ganjar Pranowo.

Tayang:
Handover
Ganjar Pranowo dan Sandiaga Uno. Begini respon Ketua DPP PDIP Eriko Sotarduga soal kemungkinan Sandiaga Uno jadi cawapres Ganjar Pranowo. 

TRIBUNPALU.COM - Begini respon Ketua DPP PDIP Eriko Sotarduga soal kemungkinan Sandiaga Uno jadi cawapres Ganjar Pranowo.

Menurutnya, ketua umum PDIP Megawati Soekarnoputri sudah mengantongi 10 calon nama cawapres untuk Ganjar Pranowo.

"Ibu ketua umum sudah menyampaikan bahwa ada 10 nama calon wakil presiden yg sudah ada di kantong beliau. Dan juga saudara kami dari PPP ada empat," kata Eriko di Jakarta dikutip Kamis (1/6/2023).

Eriko melanjutkan pihaknya juga telah bertemu dengan Wakil Ketua Umum PPP terkait empat nama cawapres.

"Kami ketemu juga dengan wakil ketua umum PPP, Pak Amir Uskara, ada empat (Cawapres) siapa itu? Ya tentu saya tidak tahu siapa," jelasnya.

Diketahui Partai Persatuan Pembangunan (PPP) mengakui mengusulkan sejumlah nama untuk menjadi bakal calon wakil presiden (cawapres) untuk mendampingi Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo di Pilpres 2024.

Wakil Ketua Umum PPP, Arsul Sani mengungkapkan sejumlah nama seperti Sandiaga Uno, Erick Thohir, dan Plt Ketua Umum PPP Muhamad Mardiono.

"Memang ada sejumlah nama yang diaspirasikan. Saya kira kalau nama-nama itu kan sudah, ada Pak Sandiaga, ada Pak Erick Thohir, Pak Mardiono, dan lain sebagainya," kata Arsul di kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (30/5/2023).

Arsul juga menyebut nama Imam Besar Masjid Istiqlal, Nasaruddin Umar yang juga diusulkan jadi cawapres Ganjar.

"Belakangan memang disebut Pak Nasaruddin Umar," kata dia.

Sebelumnya Partai Persatuan Pembangunan (PPP) mengusulkan dua nama bakal calon wakil presiden (cawapres) untuk mendampingi Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo di Pilpres 2024.

"Paling kalau PPP mengusulkan sekitar dua nama," kata Plt Ketua Umum PPP Muhamad Mardiono selepas bertemu jajaran DPP PDIP di kantor pusat PPP, Jalan Diponegoro, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (29/5/2023).

Sandiaga Uno Beri Kode Ingin Jadi Pendamping Ganjar Pranowo

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno memberi kode ingin menjadi calon Wakil Presiden Ganjar Pranowo setelah namanya tak masuk dalam bursa Cawapres Anies Baswedan.

Diketahui, Koalisi Perubahan yang beranggotakan NAsDem, Demokrat, dan PKS mengungkap bocoran sosok Cawapres pendamping Anies Baswedan.

Ada tiga sosok yang masuk bursa Cawapres Anies Baswedan yakni Ahmad Heryawan (Aher), Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), dan Khofifah Indarparawansa.

Ketiga nama tersebut disodorkan oleh masing-masing-masing partai politik yang tergabung dalam Koalisi Perubahan.

PKS menyodorkan nama Ahmad Heryawan (Aher), Demokrat mengusulkan nama Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), dan NasDem mengajukan nama Khofifah Indarparawansa.

Wakil Ketua Dewan Suryo PKS Sohibul Iman memastikan nama Sandiaga Uno tidak masuk daftar nama yang disodorkan untuk menjadi Cawapres Anies Baswedan.

"Enggak masuk, enggak masuk," kata Sohibul seperti dikutip Tribunnews.com, Rabu (31/5/2023).

Sohibul menyatakan bahwa cawapres dari Anies Baswedan disebut telah mengerucut kepada tiga nama.

Nantinya, ketiga nama itu bakal dipilih oleh Anies Baswedan.

"Kemarin saya sudah sebutin tiga kan. Udah tiga kan? saya sampaikan," jelasnya.

Di sisi lain, Sohibul membantah Sandiaga Uno sedang berupaya menggoda agar PKS bisa keluar dari koalisi perubahan.

Hal itu menyusul manuver Sandiaga yang disebut bakal bergabung menjadi kader PKS.

"Saya kira kalau komunikasi pasti ya kita dengan siapapun. Tapi kan sudah jelas posisinya PKS, hasil keputusan Majelis Syuro seperti apa. Itu tidak mungkin hanya dengan komunikasi seperti itu bisa mengubah," jelasnya.

Ia menuturkan bahwa mengubah arah dukungan koalisi harus ditentukan Majelis Syuro PKS.

Hingga saat ini, kemungkinan adanya penarikan dukungan kepada Anies Baswedan dinilai tidak mungkin.

Lebih lanjut, Sohibul berharap sebaiknya Sandiaga mempertegas sikapnya terkait wacana bergabung dengan PKS.

"Sebetulnya justru yang lebih jauh, Pak Sandi itu justru menunjukan keinginan ingin jadi kader PKS gitu loh," katanya.

Dipastikan namanya tak masuk dalam bursa Cawapres Anies Baswedan, Sandiaga Uno dalam acara Rapimnas Gerakan Oemuda Kakbah (GPK) yang merupakan organisasi sayap PPP memberikan kode dirinya ingin menjadi Cawapres Ganjar Pranowo.

Kode itu disampaikan Sandiaga Uno saat menitipkan lima slogan dalam acara Rapimnas GPK.

Mulanya, Sandiaga menitipkan semangat Poros Percepatan Pembangunan atau yang dia sebut sebagai P3 kepada organ GPK.

Sandiaga melanjutkannya dengan lima slogan. Pertama, untuk melakukan P3 maka harus Gercep atau 'Gerak Cepat'.

Kedua, ada Geber atau 'Gerak Bersama'. Ketiga, Gaspol atau 'Garap Semua Potensi' untuk menciptakan lapangan kerja.

Keempat, kata Sandiaga, GPK atau 'Gerakan Pemuda KaKbah'.

Lalu, pada slogan kelima Sandiaga menanyakan sendiri kepada para peserta Rapimnas GPK.

"Ada satu lagi," tanya Sandi saat sambutannya di Hotel Pecenongan, Jakarta, Rabu (31/5/2023) malam.

Sontak, teriak Ganjar-Sandi pun terdengar lantang di ruangan tersebut.

'Ganjar, Ganjar-Sandi," teriak kader GPK.

Sandi pun mengiyakan dan tak membantah apa yang diteriakan kader GPK itu.

"Tadi sudah disebut," Sandi sambil menunjuk peserta yang teriak.

Sementara, Plt Ketua Umum GPK Imam Fauzan Amir Uskara mengatakan, pada rapimnas GPK kali ini memang hampir semua DPW satu suara agar Sandiaga menjadi Cawapres Ganjar Pranowo.

"Kami mengusulkan, Pak Sandiaga mendampingi Pak Ganjar. Allahuakbar!" ucap Fauzan diikuti peserta GPK.

"Kalau Bang Sandi masih berpikir-pikir pakai jas hijau, setidaknya Bang Sandi bisa pakai jaket GPK hari ini," sambung dia.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved