Kecelakaan Kerja di Morut
Daftar Kecelakaan Kerja di Perusahaan Tambang Morut 2021-2023, Didominasi Tungku Smelter Meledak
Keduanya tewas dalam peristiwa ledakan tungku smelter di perusahaan pengelolaan nikel tersebut.
Aksi saling serang melibatkan tenaga kerja itu terjadi pada Sabtu (14/1/2023) sekitar pukul 21.00 Wita.
Bentrokan itu menyebabkan 11 orang menjadi korban, yang 2 di antaranya dinyatakan tewas.
Korban tewas masing-masing 1 WNA inisial XE dan 1 WNI berinisial MS warga Parepare, Sulawesi Selatan (Sulsel).
Diketahui, kericuhan ini melibatkan tenaga kerja asing dan tenaga kerja lokal.
Kericuhan diawali karyawan Indonesia menggelar aksi Mogok Kerja dan masuk ke pabrik untuk mengajak buruh lainnya mengikuti kegiatan itu.
Saat di dalam pabrik, buruh asal China yang tidak ingin mengikuti aksi Mogok Kerja malah menyerang sejumlah karyawan lokal.
Aksi pekerja asing itu mendapat perlawanan hingga terjadi bentrok.
Para buruh yang terlibat bentrok menggunakan besi maupun peralatan di pabrik.
Bentok kedua kubu itu pun merembet hingga pengrusakan dan pembakaran fasilitas kantor dan armada perusahaan.
Diketahui, seruan Mogok Kerja karyawan di perushaan itu menyusul seringnya terjadi kecelakaan kerja perusahaan nikel tersebut.
Mereka menuntut agar dilakukan perbaikan pelaksanaan Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) dan kenaikan penghasilan/gaji mulai Januari 2023.
* Kebakaran Smelter
Nirwana dan I Made Defri tewas dalam insiden kebakaran Smelter Perusahaan Tambang, 22 Desember 2022.
Kedua korban sama-sama terjebak saat kebakaran.
Keduanya juga sama-sama bekerja di bawah Departemen Smelter Produksi Perusahaan Tambang Morowali Utara.
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.