Kecelakaan Kerja di Morut

Daftar Kecelakaan Kerja di Perusahaan Tambang Morut 2021-2023, Didominasi Tungku Smelter Meledak

Keduanya tewas dalam peristiwa ledakan tungku smelter di perusahaan pengelolaan nikel tersebut.

|
Editor: mahyuddin
handover
Kasus kecelakaan kerja di Perusahaan Tambang, Desa Bunta, Kecamatan Petasia, Morowali Utara, mengisi pemberitaan media massa di Sulawesi Tengah setahun terakhir. 

Nirwana Selle dan Made terkurung di dalam crane hingga pada akhirnya terpanggang akibat adanya ledakan tungku di smelter dua.

Nirwana berada di dalam crane pada ketinggian setara 5 lantai. 

Dia mengawasi crane yang tengah dioperasikan Made.

Saat api meledak, Nirwana dan Made sempat berteriak, namun rekan-rekannya yang ada di lokasi tidak bisa menolong lantaran kondisi api yang membesar.

Kedua korban itu tidak bisa keluar karena pintu crane yang otomatis.

Catatan Walhi

Walhi Sulteng mencatat kecelakaan kerja di Perusahaan Tambang di Morowali Utara sepanjang 2022-2021 terjadi sebanyak tiga kali.

Mulai dari operator yang tertimbun longsor, crew smelter terjatuh, hingga ledakan tungku smelter.

Pada 24 Juni 2022, karyawan bernama Yaser (24) terseret longsor akibat dipaksa mengoperasikan Dozer tanpa lampu penerangan di tengah malam, hingga masuk ke laut dengan kedalaman 26 meter.

Selain itu juga adanya karyawan bernama Alif Farhan hilang saat bekerja crew tungku 6 smelter dan ditemukan tidak bernyawa setelah jatuh di sebelah control tuas mesin horolik pada 2021.

Terakhir terjadinya ledakan smelter  yang mengakibatkan dua orang meninggal dunia, masing-masing bernama Nirwana dan Made Devri.

Meski kerap memakan korban, Walhi menilai belum ada tindakan nyata dari pemerintah untuk memberikan sanksi kepada perusahaan.(*)

 

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved