Perang Gaza

40 Hari Perang Gaza: Israel Mulai Kewalahan, Hamas Hancurkan 22 Tank Zionis

Puluhan warga meninggal dunia dan terluka akibat serangan udara Israel di wilayah Jalur Gaza.

Handover
Foto Ilustrasi - Pada hari ke-39 dan ke-40 perang di Gaza, pertempuran terus berlangsung dengan intensitas tinggi, di mana militer Israel (IDF) melakukan serangkaian bombardemen yang direspons oleh sejumlah milisi perlawanan Palestina. 

Jumlah korban luka mencapai 28.200 orang.

"Gaza berada di bawah pengepungan militer Israel yang ketat sejak tahun 2007, menyusul pemilu demokratis di wilayah pendudukan Palestina, yang hasilnya ditolak oleh Tel Aviv dan Washington," tulis laporan PC.

22 Tank Israel Hancur, 9 Tentara IDF Tewas

Sebelumnya, pada Selasa (14/11/2023), hari ke-39 perang, berbagai kelompok Perlawanan Palestina melaporkan aksi-aksinya.

Rangkuman pernyataan dan angka terbaru yang dikeluarkan oleh Sumber informasi berikut ini, dilansir PC adalah saluran Telegram milik milisi– Jaringan Berita milisi– Media Militer Hizbullah, Al-Jazeera, dan sumber media terkait lainnya.

Brigade Al-Qassam

Brigade Al-Qassam, sayap bersenjata Gerakan Perlawanan Palestina Hamas, menyatakan pada Selasa malam, 14 November, kalau dalam waktu 24 jam, mereka telah melakukan hal berikut:

  • Menewaskan tujuh tentara Israel dari jarak nol di utara Kota Gaza.
  • Menewaskan dua tentara Israel dari jarak nol di daerah Beit Hanoun.
  • Meledakkan pengangkut personel militer Israel dan sebuah tank di utara Kota Gaza.
  • Melukai tentara Israel lainnya di wilayah Beit Hanoun.
  • Menargetkan unit militer Israel yang berlindung di dalam gedung di utara Gaza, dan satu lagi yang berlindung di dalam gedung di barat daya Gaza – menggunakan rudal anti-personel TBG.
  • Menghancurkan seluruhnya atau sebagian total 22 tank Israel dan kendaraan militer lainnya menggunakan rudal Al-Yassin 105, rudal 'Tandem', serta alat peledak lainnya.
  • Menembaki pasukan Israel di daerah Juhor ad-Dik di Gaza dan pasukan lainnya di selatan Kota Gaza – menggunakan sistem rudal ‘Rajoom’ jarak pendek 114mm. (Menurut Resistance News Network, ini adalah pertama kalinya sistem rudal ‘Rajoom’ dikerahkan sejak 7 Oktober.)

Brigade Al-Quds

  • Brigade Al-Quds, sayap bersenjata Gerakan Jihad Islam Palestina, menyatakan kalau, dalam waktu 24 jam, mereka telah melakukan hal berikut:
  • Serangkaian operasi dan bentrokan hebat di beberapa poros, terutama di Kota Gaza.
  • Bentrokan hebat di kapak Al-Nassar dan Tel Al-Hawa, menyebabkan serangan langsung di kalangan tentara Israel.
  • Menembaki pasukan Israel di lingkungan Zaytoun.
  • Menggunakan rudal dan mortir Badr-1 dalam operasi hari ini.

Brigade Abu Ali Mustafa

Brigade Abu Ali Mustafa, sayap bersenjata Front Populer untuk Pembebasan Palestina yang berpaham sosialis, menyatakan kalau dalam waktu 24 jam, mereka telah membombardir pertemuan tentara Israel di Gaza selatan dengan mortir.

Brigade Mujahidin

Brigade Mujahidin, sayap bersenjata Gerakan Mujahidin, menyatakan bahwa, dalam waktu 24 jam, mereka telah:

Menargetkan kemajuan pasukan Israel di Gaza utara dengan “rentetan rudal dan mortir”.
Bentrok dengan pasukan Israel di dua poros utara Gaza.

Brigade Syahid Al-Aqsa

Brigade Martir Al-Aqsa, sayap bersenjata Fatah, menyatakan bahwa, dalam waktu 24 jam, mereka telah membombardir pemukiman ‘Nirim’ dengan serangan roket.

Jaringan Berita Perlawanan juga mengumumkan kalau Gerakan Perlawanan Lebanon Hizbullah, bersama dengan Perlawanan Islam di Irak dan Angkatan Bersenjata Yaman, telah melakukan beberapa operasi yang menargetkan pangkalan militer Israel di Israel utara, serta pangkalan militer AS di Suriah, dan Kota Eilat di Israel selatan.(*)

 

(TribunPalu.com/Tribunnews.com)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved