Tips Kesehatan
Mengenal Gejala dan Penyebab Kanker Pankreas yang Diidap Eks Menteri Rizal Ramli
Jenis Kanker Pankreas biasanya dibedakan berdasarkan jenis kelenjar yang terdampak:
TRIBUNPALU.COM - Eks Menteri Koordinator Maritim Rizal Ramli tutup usian, Selasa (2/1/2024) malam.
Rizal Ramli menghembuskan napas terakhir di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo setelah menjalani perawatan hampir dua bulan karena mengidap Kanker Pankreas stadium 4.
Lantas apa itu Kanker Pankreas dan dampak buruknya bagi tubuh?
Kanker Pankreas adalah jenis kanker yang dimulai dengan pertumbuhan sel-sel di pankreas.
Pankreas sendiri terletak di belakang bagian lambung.
Fungsinya membantu pencernaan dan menghasilkan hormon untuk mengelola gula darah.
Baca juga: Pakar Ekonomi dan Politikus Rizal Ramli Meninggal Dunia pada Usia 70 Tahun, Ini Profilnya
Jenis Kanker Pankreas biasanya dibedakan berdasarkan jenis kelenjar yang terdampak:
Ada Kelenjar eksokrin, yang berfungsi memproduksi cairan atau enzim pencernaan.
Kelenjar endokrin, yang memproduksi hormon insulin dan glukagon untuk mengatur gula darah.
Perkembangan kanker jarang ditemukan pada tahap awal ketika peluang penyembuhannya paling besar.
Hal itu karena sering kali tidak menimbulkan gejala sampai menyebar ke organ lain.
Kanker yang luasnya seringkali tidak menimbulkan gejala sampai penyakitnya mencapai stadium lanjut.
Gejala Kanker Pankreas
Ciri-ciri Kanker Pankreas pada stadium lanjut akan tergantung jenis kelenjar pankreas yang terdampak.
Meskipun begitu, gejala Kanker Pankreas secara umum dapat meliputi:
- Nyeri di bagian perut, khususnya bagian tengah, atas, dan mungkin hingga ke punggung.
Rasa nyeri disebabkan tumor pankreas yang tumbuh semakin besar dan menekan organ serta saraf di sekitarnya.
Warna kekuningan pada kulit atau di bagian putih pada mata (penyakit kuning).
Juga dispepsia, kembung, dan kotoran yang berminyak.
Gejala kanker pankreas ini disebabkan saluran empedu yang tertekan sehingga aliran empedu ke usus menjadi terganggu dan menumpuk.
- Mual, lemas, dan berat badan menyusut.
Ini diakibatkan lambung atau usus dua belas jari yang tertekan tumor pankreas, sehingga menghambat aliran makanan dan mengganggu produksi enzim pencernaan.
Ini berujung pada penurunan nafsu makan dan efektivitas sistem pencernaan.
Penyebab Kanker Pankreas
Setiap orang mungkin saja terjangkit Kanker Pankreas.
Hal yang menjadi penyebab Kanker Pankreas belum diketahui pasti, meskipun ada faktor-faktor yang dapat meningkatkan risiko seseorang.
Adapun, faktor-faktor yang mungkin meningkatkan risiko kanker pankreas meliputi :
- Merokok
- Diabetes tipe 2.
- Peradangan kronis pada pankreas, disebut pankreatitis.
- Riwayat keluarga mengenai perubahan DNA yang dapat meningkatkan risiko kanker. Ini termasuk perubahan pada gen BRCA2, sindrom Lynch, dan sindrom familial atipikal multiple mol melanoma (FAMMM).
- Riwayat keluarga Kanker Pankreas.
- Kegemukan.
- Usia yang lebih tua. Kebanyakan penderita kanker pankreas berusia di atas 65 tahun.
- Minum banyak alkohol.
Pasien yang mengidap Kanker Pankreas sangat disarankan untuk mengadopsi gaya hidup sehat demi menurunkan risiko.
Ini dapat dilakukan dengan mengonsumsi makanan yang banyak mengandung serat dan antioksidan untuk melawan kanker (seperti buah dan sayuran), menghindari makanan berkolesterol tinggi, mengurangi atau berhenti mengonsumsi minuman beralkohol dan kebiasaan merokok, serta berolahraga untuk menjaga berat badan ideal.(*)
| Manfaat Daun Kelor untuk Penderita Hepatitis, Bantu Pulihkan Fungsi Hati |
|
|---|
| Manfaat Daun Kelor untuk Penderita Hipertensi Bantu Turunkan Kadar Darah |
|
|---|
| Manfaat Daun Kelor untuk Ambeien, Redakan Bengkak dan Nyeri Secara Alami |
|
|---|
| Manfaat Daun Kelor untuk Herpes, Bantu Ringankan Gejala dan Luka |
|
|---|
| Manfaat Daun Kelor Daun Kelor Bantu Pemulihan Penderita Stroke |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palu/foto/bank/originals/infus.jpg)