Sosok Palu

Berawal dari Kegiatan Sosial, Kak Indrid Tekuni Hobinya sebagai Pendongeng Boneka

Pria kelahiran 21 Oktober 1994 itu mengawali hobinya menjadi pendongeng pascabencana alam gempa bumi

Editor: mahyuddin
handover
Muhammad Indrid, dikenal akrab di lingkungan anak-anak Kota Palu sebagai pendongeng boneka. Kak Indrid, sapaan karibnya, sudah menjadi pendongeng boneka sejak 2018. 

Laporan Wartawan TribunPalu.com, Syahrul Cahya

TRIBUNPALU.COM, PALU - Muhammad Indrid, dikenal akrab di lingkungan anak-anak Kota Palu sebagai pendongeng boneka.

Kak Indrid, sapaan karibnya, sudah menjadi Pendongeng Boneka sejak 2018.

Pria kelahiran 21 Oktober 1994 itu mengawali hobinya menjadi pendongeng pascabencana alam gempa bumi, likuifaksi, dan tsunami di Kota Palu, Sigi, dan Donggala 5 tahun silam.

"Bersama tim relawan dari Jakarta mengajak dan mengajarkan kami dengan membentuk komunitas Kampung Dongeng Kota Palu. Sebagai pendampingan sosial bagi korban anak-anak," jelas pria yang berprofesi sebagai Guru di SDIT Al-Fahmi Palu itu via telepon, Selasa (13/2/2024).

Baca juga: Dispora Sulteng dan PBSI Bahas Penyelesaian Sengketa GOR Siranindi Palu

Dia mengaku tertarik dengan kebiasaanya itu dan meneruskannya hingga kini.

"Rupanya animo masyarakat dalam menyiapkan kegiatan dengan menghadirkan pendongeng cukup antusias, sehingga mengisi beberapa acara, baik masa orientasi sekolah, dan kegiatan keagamaan seperti maulid nabi, isra miraj, dan bulan Ramadan," jelas pria kelulusan Jurusan Pendidikan Bahasa dan Sastra Universitas Tadulako Palu itu.

Bukan tanpa alasan, pecinta buku genre cerita anak itu mengaku memang sedari kuliah berkecimpung di dunia kesenian.

Tema dongeng yang ia bawakan pun variatif, mulai dari Fabel (cerita binatang), cerita anak-anak, hingga hikayat (sejarah).

"Intinya bahwa cerita berdasarkan tema bulan, dan melihat siapa yang kita datangi," kata pria berbadan jangkung itu.

Mendongeng masih terus ia lakukan hingga hari ini dengan beragam program, seperti pekan ceria, kado peduli, dan kado keliling.(*)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved