Minggu, 31 Mei 2026

OPINI

Waspadai Hipertensi saat Hamil

Hipertensi saat hamil disebut juga dengan istilah hipertensi gestasional, apabila terjadi peningkatan tekanan darah 140/90 mmHg.

Tayang: | Diperbarui:
Editor: mahyuddin
Shutterstock
Ilustrasi 

dr Gladys Haryanto

Dokter RSUD Pendau Tambu Donggala

Baik dalam keadaan Hamil ataupun tidak, hipertensi atau tekanan darah tinggi perlu diwaspadai.

Karena, keadaan hipertensi dapat memicu komplikasi serius.

Dan bila dalam keadaan Hamil, hipertensi tidak hanya menimbulkan masalah bagi ibu tapi juga janin.

Hipertensi saat hamil disebut juga dengan istilah hipertensi gestasional, apabila terjadi peningkatan tekanan darah 140/90 mmHg.

Hipertensi masuk dalam tiga penyebab kematian pada kehamilan bersama perdarahan dan infeksi.

Beberapa jenis hipertensi dalam kehamilan, antara lain :

(1) Hipertensi kronik, terjadi sebelum kehamilan yang kemudian menetap selama kehamilan, dan tidak hilang setelah melahirkan.

(2) Hipertensi gestational, terjadi pada usia lebih dari lima bulan kehamilan, tanpa adanya protein pada air seni ibu Hamil dan tanpa adanya tanda-tanda rusaknya organ pada tubuh ketika ibu mengalami jenis ini.

(3) Preeklamsia/eklamsia atas dasar hipertensi kronik adalah kondisi ketika hipertensi kronik tidak mendapatkan penanganan yang tepat atau sudah memburuk sehingga berlanjut ketika Hamil ini disertai dengan ditemukannya protein pada pemeriksaan air seni ibu hamil.

(4) Preeklamsia/Eklamsia, yang mana ketiga kondisi yang sudah disebutkan di atas berpotensi berkembang menjadi preeklamsia.

Terutama bilang tidak mendapatkan penanganan yang benar. Kondisi ini adalah adanya tekanan darah tinggi yang
menyebabkan kerusakan organ pada tubuh dan ditemukannya protein dalam air seni.

Kondisi ini biasanya muncul setelah lima bulan masa kehamilan.

Tanda dan gejala ibu Hamil masuk ke tahapan preeklamsia di antaranya merasakan sakit kepala yang tidak tertahankan, nyeri perut kanan atas, mual, muntah, sesak napas, penglihatan kabur, jumlah air seni berkurang, kadar trombosit menurun atau adanya gangguan fungsi organ hati.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved