Selasa, 19 Mei 2026

Anwar Hafid for Sulteng

Golkar dan Anwar Hafid Punya Visi Sama: Pernah Menangkan Prabowo di Sulteng

inyal kuat partai Golkar semakin mengarah untuk mengusung calon Gubernur (Cagub) Anwar Hafid. Dalam survei internal Golkar Sulteng, Anwar Hafid menemp

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Citizen Reporter | Editor: Haqir Muhakir
Handover
Sinyal kuat partai Golkar semakin mengarah untuk mengusung Cagub Anwar Hafid. Dalam survei internal Golkar Sulteng, Anwar Hafid menempati posisi teratas pada hasil survei dibandingkan kandidat lainnya. 

TRIUNPALU.COM, PALU - Sinyal kuat Partai Golkar semakin mengarah untuk mengusung calon Gubernur (Cagub) Anwar Hafid.

Dalam survei internal Golkar Sulteng, Anwar Hafid menempati posisi teratas pada hasil survei dibandingkan kandidat lainnya.

Pengamat Politik Citra Insititute, Efriza mengatakan, Golkar lebih cenderung memilih Anwar Hafid karena memiliki pengalaman romantika panjang. Anwar Hafid bersama Golkar pernah memenangkan Prabowo Subianto di Pilpres 2024.

"Jika melihat kecenderungan partai-partai politik dalam berkoalisi utamanya untuk provinsi, kemungkinannya partai-partai politik yang tergabung dalam KIM akan memilih berkoalisi antar mereka," ucap Efriza, Jumat (26/7/2024).

Diketahui, Golkar dan Demokrat adalah partai yang masuk dalam keanggotaan KIM. Terlebih, dalam Pilpres kemarin Anwar Hafid mewakili Demokrat merupakan bagian dari Tim Kampanye Daerah (TKD) Prabowo-Gibran, sehingga tentu saja sinyal arah dukungan Golkar Sulteng lebih ke Anwar Hafid karena memiliki visi yang sama yakni memenangkan Prabowo-Gibran.

Baca juga: Golkar Selangkah Lebih Dekat Usung Anwar Hafid untuk Pilgub Sulteng

Efriza melanjutkan, elektabilitas Anwar Hafid pada survei internal pertama ini tidak akan jauh berbeda jika nantinya akan ada survei lanjutan. Karena pada hasil survei pertama ini sudah mencerminkan Anwar Hafid adalah kandidat yang paling diperhitungkan oleh rakyat.

"Jika melihat hasil survei Golkar, Anwar Hafid yang survei pertama tertinggi maka memungkinkan ia amat diperhitungkan. Sebab jika survei pertama tinggi maka survei kedua tidak jauh berbeda," ucap Efriza.

Berdasarkan data hasil survei internal pertama Golkar yang dicantumkan berita Antara, Anwar Hafid merajai elektabilitas sebesar 16,70 persen. Disusul oleh Hidayat Lamakarate 15,38 persen, Ahmad Ali 13,95 persen, Rusdi Mastura 7,43 persen, Iwan Lapata 2,75 persen, dan Arus Abdul Karim 0,31 persen.

Efriza menilai bahwa posisi terdepan Anwar Hafid mencerminkan bagaimana rakyat menilai rekam jejak dan kinerjanya, yang memengaruhi elektabilitasnya saat ini.

Baca juga: Berkat Anwar-Reny, Pedagang Kecil Ketiban Rezeki Nomplok Buat Nafkah Keluarga

Menurutnya, Anwar Hafid adalah kandidat terkuat yang akan mendapatkan restu dari partai berlambang pohon beringin itu.

"Sisi lain rekam jejak karir dan kinerjanya memang memengaruhi elektabilitas Anwar Hafid maka diyakini calon terkuat yang akan memperoleh surat rekomendasi dari Golkar," tegas Efriza.

Rekam jejak yang dimaksud Efriza mencakup kepemimpinan dan keberhasilan Anwar Hafid saat menjabat sebagai Bupati Morowali selama dua periode, serta kepercayaan masyarakat yang memungkinkan dirinya duduk di kursi parlemen pusat selama dua periode.

Dengan demikian, Anwar Hafid kini berada di posisi strategis untuk melangkah lebih jauh dalam pemilihan gubernur yang akan datang.

Partai Golkar diperkirakan akan segera mengumumkan rekomendasi resmi mereka, yang diharapkan akan semakin menguatkan posisi Anwar Hafid sebagai kandidat unggulan.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved