Rabu, 8 April 2026

Sulteng Hari Ini

Peringatan Puncak Harganas Ke-31 di Sulteng, Sekdaprov: Mari Perangi Keluarga Bebas Stunting

Gubernur Sulawesi Tengah Rusdy Mastura yang diwakili Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Tengah Novalina, menghadiri Peringatan Puncak Hari Keluarga N

Penulis: Zulfadli | Editor: Haqir Muhakir
Handover
Gubernur Sulawesi Tengah Rusdy Mastura yang diwakili Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Tengah Novalina, menghadiri Peringatan Puncak Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-31 Tingkat Provinsi Sulawesi Tengah tahun 2024. 

Laporan Wartawan TribunPalu.com, Zulfadli

TRIBUNPALU.COM, PALU - Gubernur Sulawesi Tengah Rusdy Mastura yang diwakili Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Tengah Novalina, menghadiri Peringatan Puncak Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-31 Tingkat Provinsi Sulawesi Tengah tahun 2024.

Acara itu berlangsung di Sriti Conventions Hall, Jl Durian, Kelurahan Kamonji, Kecamatan Palu Barat, Kota Palu, Sulawesi Tengah, pada Rabu (7/8/2024).

Pada kesempatan itu sekdaprov Novalina menyampaikan ucapan selamat datang untuk kepala BKKBN RI yang diwakili Sekretaris utama BKKBN RI, Tavis Agus rombong bersama rombongan di negeri seribu megalit. 

"Semoga melalui momentum peringatan hari keluarga ini, kualitas keluarga dapat terus meningkat sebagai upaya mewujudkan gerak cepat menuju Sulawesi Tengah lebih sejahtera dan lebih maju," ujar Novalina. 

Baca juga: Rampungkan Koalisi untuk Pilgub Sulteng 2024, Rusdy Mastura Bakal Hadirkan Slank di Kota Palu

Selanjutnya Sekprov mengatakan bahwa peringatan hari keluarga tahun ini, yang seiring dengan terbitnya instruksi presiden nomor 3 tahun 2022 tentang optimalisasi kampung keluarga berkualitas, telah memberikan amanah dan tanggungjawab kepada penyelenggara pembangunan untuk menciptakan keluarga berkualitas guna mewujudkan generasi emas di tahun 2045.

"Olehnya peringatan hari keluarga nasional ke-31 ditahun ini mengusung tema, “keluarga berkualitas menuju indonesia emas," ucap sekprov Novalina.

Lebih lanjut Sekprov Novalina menjelaskan bahwa saat ini Sulawesi Tengah masih dihadapkan pada tantangan yang berat dengan permasalahan angka prevalensi stunting yang masih cukup tinggi diatas rata-rata nasional. 

Sehingga hasil survey kesehatan indonesia (SKI) tahun 2023, prevalensi stunting Sulawesi Tengah sebesar 27,2 persen, sedangkan nasional 21,5 persen. ini menjelaskan bahwa di Sulawesi Tengah ketika terjadi 100 kelahiran anak, maka terdapat 27 anak yang stunting. 

Selain itu, hasil survey kesehatan indonesia (SKI) juga menunjukkan masih tingginya angka wasting atau gizi buruk sebesar 12,9 persen, dan underweight atau gizi kurang sebesar 24,4 persen, serta overweight atau gizi lebih sebesar 2,6 persen. 

"Maka dari itu mari kita bersama-sama besinergi dan berkolaborasi mengurangi Stunting dan mencari jalan keluarnya," ujar Novalina 

Sementra Kepala dinas BKKBN Provinsi Sulawesi Tengah, Tuty Zarfiana, dalam laporannya menyapaikan keluarga yang berkualitas diperlukan kepedulian kita semua untuk menjadi teladan dan contoh bagi generasi selanjutnya sehingga keluarga yang kuat akan menjadi benteng pertahanan bangsa.

Selain itu peringatan Harganas tahun ini secara umum bertujuan untuk mensinergikan gerak dan langkah keluarga Indonesia dalam upaya mencegah taktik, dan secara khusus bertujuan untuk meningkatkan peran stakeholder dan tokoh masyarakat dalam pembangunan serta kewajiban berkeluarga.

"Semoga momentum kegiatan hari ini adalah waktu yang tepat merefleksikan pentingnya peran keluarga dalam kehidupan kita, ucap Tuty Zarfiana. 

Menurut Kadis BKKBN Sulteng itu, keluarga adalah tempat pertama kita belajar tentang nilai-nilai kehidupan kasih sayang, kebersamaan, keharmonisan, dan tempat pulang saat penat dan lelah membebani jasmani dan rohani. 

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved