Kamis, 30 April 2026

Banggai Hari Ini

Serapan APBD Banggai Per Agustus 2024 Capai 51,05 Persen

Dalam rapat tersebut, Kepala Bagian Administrasi Pembangunan Setda Kabupaten Banggai, Mulsandi, menyampaikan bahwa total realisasi APBD.

Tayang:
Penulis: Asnawi Zikri | Editor: Regina Goldie
Handover
Amirudin Tamoreka memimpin rapat monitoring, evaluasi, dan pengendalian penyerapan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2024, di Ruang Rapat Khusus Kantor Bupati Banggai. 

Laporan Wartawan TribunPalu.com, Asnawi Zikri

TRIBUNPALU.COM, BANGGAI - Pemerintah Kabupaten Banggai kembali menunjukkan komitmennya dalam mengelola keuangan daerah secara transparan dan akuntabel melalui pelaksanaan Rapat Monitoring, Evaluasi, dan Pengendalian Penyerapan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2024.

Rapat penting ini dipimpin langsung oleh Bupati Banggai, Amirudin Tamoreka bersama Sekretaris Daerah Kabupaten Banggai, Moh Ramli Tongko, di Ruang Rapat Khusus Kantor Bupati Banggai.

Dalam rapat tersebut, Kepala Bagian Administrasi Pembangunan Setda Kabupaten Banggai, Mulsandi, menyampaikan bahwa total realisasi APBD sampai dengan 23 Agustus 2024 adalah 51,05 persen.

Baca juga: 
Pasca Jalani Tes Kesehatan, AA-AKA Niat Bangun Rumah Singgah untuk Keluarga Pasien RS Undata Palu

"Total realisasi APBD tersebut terdiri dari belanja operasi, belanja modal, belanja tak terduga dan belanja transfer," tutur Amirudin Tamoreka.

Amirudin Tamoreka menyebutkan terdapat tiga OPD dengan penyerapan anggaran terbaik sampai dengan 23 Agustus 2024.

Pertama, Badan Kesatuan Bangsa dan Politik dengan realisasi 90,33 persen, yang kedua DKISP 82,23 persen, dan posisi terbaik ketiga BPKAD 62,65 persen.

Baca juga: 
1.293 Orang Asing Diperiksa Dalam Operasi Jagratara, 185 Diproses Hukum

Pada rapat tersebut, Bupati Amirudin menekankan pentingnya evaluasi secara berkala terhadap penyerapan anggaran sebagai upaya untuk memastikan bahwa alokasi dana publik dapat dimanfaatkan secara optimal.

"Langkah ini sangat krusial untuk menghindari terjadinya hambatan dalam pelaksanaan program-program pembangunan yang telah direncanakan," ujar Amirudin Tamoreka.

Amirudin Tamoreka juga menggarisbawahi perlunya sinergi yang kuat antara semua OPD dalam mengelola anggaran.

Baca juga: 
Pilkada 2024, Tim PORA Sulteng Waspadai Pengaruh Asing

"Evaluasi dan pengendalian penyerapan anggaran menjadi sangat penting, terutama dalam rangka memastikan bahwa seluruh program yang dibiayai APBD dapat berjalan sesuai dengan target yang telah ditetapkan," tegas Amirudin Tamoreka.

Hal ini, menurutnya, merupakan kunci keberhasilan dalam mencapai target pembangunan daerah. Ia menekankan bahwa setiap OPD harus memiliki strategi yang jelas dan terukur dalam mengimplementasikan anggaran yang telah dialokasikan, serta siap untuk melakukan penyesuaian jika diperlukan.

Sekretaris Daerah Kabupaten Banggai, Moh Ramli Tongko, dalam kesempatan yang sama, juga menyampaikan pentingnya monitoring berkelanjutan terhadap penggunaan anggaran.

Baca juga: 
KPU Sigi Terima Berkas Pendaftaran Agus Lamakarate-Samuel Riga

Moh Ramli Tongko mengingatkan bahwa penyerapan anggaran yang efektif tidak hanya berarti menyelesaikan anggaran yang ada, tetapi juga memastikan bahwa dana tersebut digunakan sesuai peruntukannya dan memberikan hasil yang optimal.

Rapat tersebut juga menjadi ajang untuk mendiskusikan berbagai tantangan yang dihadapi dalam penyerapan anggaran, termasuk hambatan administratif maupun teknis. 

Amirudin Tamoreka secara langsung memberikan arahan dan solusi terkait isu-isu yang dihadapi oleh OPD dan kecamatan dalam melaksanakan program-programnya.

Rapat ini diakhiri dengan komitmen bersama dari seluruh peserta rapat untuk terus meningkatkan kinerja dalam pengelolaan APBD, guna mencapai target-target pembangunan yang telah ditetapkan oleh Pemerintah Kabupaten Banggai. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved