Minggu, 31 Mei 2026

Kesehatan

Kehamilan di Usia Tua, Tantangan dan Risiko Perlu Diwaspadai

Seiring dengan meningkatnya usia wanita, risiko-risiko kesehatan yang terkait dengan kehamilan juga meningkat.

Tayang:
Editor: Regina Goldie
Handover
Kehamilan adalah salah satu pengalaman hidup yang sangat berharga, namun kehamilan di Usia Tua dapat menghadirkan berbagai tantangan dan risiko kesehatan perlu diperhatikan.  

TRIBUNPALU.COM, PALU - Kehamilan adalah salah satu pengalaman hidup yang sangat berharga, namun kehamilan di Usia Tua dapat menghadirkan berbagai tantangan dan risiko kesehatan perlu diperhatikan. 

Seiring dengan meningkatnya usia wanita, risiko-risiko kesehatan yang terkait dengan kehamilan juga meningkat.

Baca juga: 
7 Buah Rendah Gula Ideal Buat Jaga Kesehatan dan Kadar Gula Darah


Beberapa bahaya dan risiko yang mungkin dihadapi wanita yang hamil di Usia Tua, serta langkah-langkah yang dapat diambil untuk meminimalkan risiko tersebut:

1. Risiko Kesehatan untuk Ibu

Wanita yang Hamil di Usia Tua, biasanya di atas 35 tahun, lebih mungkin mengalami komplikasi kesehatan seperti:

Hipertensi dan Preeklampsia: Wanita Hamil di Usia Tua lebih rentan terhadap tekanan darah tinggi dan preeklampsia, yaitu kondisi serius yang dapat menyebabkan komplikasi pada ibu dan janin.

Diabetes Gestasional: Risiko mengembangkan diabetes gestasional meningkat dengan usia. Kondisi ini memerlukan pemantauan dan pengelolaan ketat untuk mencegah dampak negatif bagi ibu dan bayi.

Masalah Jantung: Kehamilan di Usia Tua dapat memperburuk masalah jantung yang sudah ada atau meningkatkan risiko masalah jantung baru.

Baca juga: 
Eks Duet Taslim Mundur dari Nasdem Alih Dukungan Menangkan Iksan-Iriane di Pilbup Morowali

2. Risiko Kesehatan untuk Janin

Kehamilan di Usia Tua juga dapat memengaruhi kesehatan janin dengan cara-cara berikut:

Sindrom Down dan Gangguan Kromosom Lainnya: Risiko kelainan kromosom, termasuk sindrom Down, meningkat seiring bertambahnya usia ibu. Tes skrining dan diagnostik dapat membantu mengidentifikasi risiko ini lebih awal.

Kelahiran Prematur dan Berat Badan Lahir Rendah: Janin dari ibu yang lebih tua lebih mungkin mengalami kelahiran prematur dan berat badan lahir rendah, yang dapat mempengaruhi kesehatan dan perkembangan jangka panjang bayi.

Kelahiran dengan Komplikasi: Risiko komplikasi selama persalinan, seperti operasi caesar atau persalinan yang lama, mungkin lebih tinggi pada ibu yang lebih tua.

Baca juga: 
The Last Maestro Kain Kulit Kayu Menang Juara Pertama di Sulteng Digifest 2024

3. Langkah-Langkah Pencegahan

Meskipun risiko-risiko ini ada, banyak wanita hamil di Usia Tua memiliki kehamilan yang sehat dan melahirkan bayi yang sehat.

Berikut adalah beberapa langkah yang dapat membantu meminimalkan risiko:

Perawatan Kesehatan: Rutin melakukan pemeriksaan kesehatan dan mengikuti nasihat dokter sangat penting. Tes skrining dan pemantauan kesehatan yang tepat dapat membantu mengidentifikasi dan mengelola risiko lebih awal.

Gaya Hidup Sehat: Mengadopsi pola makan sehat, rutin berolahraga, dan menjaga berat badan yang sehat dapat membantu meningkatkan kesehatan ibu dan janin.

Dukungan Medis: Konsultasikan dengan dokter spesialis kehamilan (obgyn) atau dokter spesialis maternitas dan janin untuk mendapatkan perawatan yang sesuai dengan kondisi kesehatan individu. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved