Sabtu, 25 April 2026

Anwar Hafid for Sulteng

Kuatkan Peran Perangkat Desa, Anwar Hafid Alokasikan Rp 5 Miliar untuk Kecamatan

Sehingga ke depan tidak ada lagi masyarakat yang menempuh jarak jauh ke kantor Bupati hanya untuk mendapatkan pelayanan.

Editor: mahyuddin
HANDOVER
Calon Gubernur Sulawesi Tengah (Sulteng) Anwar Hafid, menyampaikan visi besar dalam rangka peningkatan kesejahteraan masyarakat dan efektivitas pelayanan publik di seluruh kecamatan di Sulawesi Tengah. 

TRIBUNPALU.COM - Calon Gubernur Sulawesi Tengah (Sulteng) Anwar Hafid, menyampaikan visi besar dalam rangka peningkatan kesejahteraan masyarakat dan efektivitas pelayanan publik di seluruh kecamatan di Sulawesi Tengah.

Sebab, Anwar Hafid melihat saat ini rakyat menginginkan pelayanan publik yang cepat dan efektif. 

Dalam pernyataannya, Anwar Hafid mengungkapkan komitmennya untuk mengalokasikan dana hibah sebesar Rp5 miliar bagi setiap kecamatan, jika terpilih sebagai Gubernur bersama pasangannya, Reny Lamadjido.

Dana itu dialokasikan untuk memperkuat pelayanan publik di daerah dari pranata terbawah. 

“Kalausaya dan Ibu Reny jadi Gubernur saya akan berikan dana hibah 5 miliar satu kecamatan,” kata Anwar Hafid, Sabtu (14/9/2024). 

Cara ini dilakukan agar kecamatan mampu melayani rakyat dengan baik.

Dengan dana ini juga, Anwar Hafid akan memerintahkan seluruh Bupati untuk memberikan kewenangan perizinan, kewenangan pelayanan publik kepada camat.

Sehingga ke depan tidak ada lagi masyarakat yang menempuh jarak jauh ke kantor Bupati hanya untuk mendapatkan pelayanan.

Karena Anwar Hafid mendapati, banyak rakyat menempuh 400 hingga 500 kilometer ke kantor Bupati untuk mengurus administrasi. 

“Saya minta kepada Bupati semua kewenangan perizinan semua kewenangan kepada masyarakat, kasih ke camat, supaya rakyat tidak perlu jauh-jauh ke kantor Bupati,” ucap Anwar Hafid

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa masyarakat lebih membutuhkan akses pelayanan yang mudah daripada pemekaran wilayah.

Menurutnya, isu pemekaran sering kali mencuat karena pelayanan publik di daerah-daerah terpencil sulit diakses.

Dengan memberikan kewenangan yang lebih besar kepada camat, maka pelayanan kepada masyarakat dapat dilakukan lebih efisien dan dekat.

“Kalo ini terjadi, orang tidak sibuk dengan urusan pemekaran, karena rakyat tidak butuh pemekaran, rakyat butuh pelayanan,” tegas Anwar Hafid

Langkah ini adalah solusi praktis untuk menghadirkan pelayanan publik yang lebih cepat dan terjangkau.

Program itu dapat mengatasi berbagai masalah birokrasi yang selama ini menjadi kendala utama dalam pembangunan daerah.

Dengan pendekatan ini, Anwar Hafid berkomitmen untuk menciptakan pemerintahan yang lebih responsif dan dekat dengan rakyat, tanpa perlu melalui proses yang berbelit-belit.

Di Pilgub Sulteng 2024, Anwar Hafid berpasangan Reny Lamadjido diusung Demokrat, PBB dan PKS.(*)

 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved