Selasa, 14 April 2026

Pilkada Morowali 2024

Debat Perdana Pilkada Morowali 2024, Taslim: Tidak Ada Lagi Anak Morowali Tidak Bisa Kuliah 

Pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Morowali nomor urut 01, Taslim-Asgar Ali, memastikan bahwa tidak ada lagi anak Morowali yang tak bisa kuliah.

Penulis: Zulfadli | Editor: Haqir Muhakir
Handover
Pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Morowali nomor urut 01, Taslim-Asgar Ali, memastikan bahwa tidak ada lagi anak Morowali yang tak bisa kuliah. 

Laporan Wartawan TribunPalu.com, Zulfadli 

TRIBUNPALU.COM, MOROWALI - Pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Morowali nomor urut 01, Taslim-Asgar Ali, memastikan bahwa tidak ada lagi anak Morowali yang tak bisa kuliah.

Hal itu diungkapkan di segmen terakhir debat perdana Pilkada Morowali tahun 2024 yang berlangsung di Gedung Ahmad Hadie, Jl Kepiting, Kelurahan Matano, Kecamatan Bungku Tengah, Kabupaten Morowali, Provinsi Sulawesi Tengah, Sabtu (19/10/2024).

Dalam debat yang disiarkan secara nasional oleh Kompas TV itu, Taslim mengungkapkan bahwa akan fokus menangani sektor pendidikan.

“Saya Taslim dan wakil saya Asgar Ali, akan berkomitmen telah berkomitmen ke depan bahwa tidak akan ada lagi anak Morowali yang tidak bisa kuliah. Oleh karena itu, lewat program unggulan kami, insyaallah kami akan menyiapkan bantuan Uang Kuliah Tunggal (UKT) bagi mahasiswa Morowali yang berprestasi maupun yang tidak mampu,” ujar Taslim.

Baca juga: Taslim Tiba Paling Awal di Lokasi Debat, Rachmansyah Harsono Boyong Juru Rias

Selain bantuan UKT, pasangan yang diusung oleh 3 parpol yakni Nasdem, PSI, dan PAN itu akan memberikan tunjangan bulanan untuk mahasiswa yang kurang mampu.

“Kami juga kedepannya akan menyediakan anggaran jaminan hidup Rp500 ribu perbulan kepada mahasiswa yang tidak mampu secara ekonomi,” ujar Taslim.

Lebih lanjut, Bupati Morowali periode 2018-2023 itu mengungkapkan bahwa ia akan melanjutkan beberapa program yang telah berjalan di pemerintahan sebelumnya.

Program itu diantaranya bantuan rumah layak huni, tunjangan perbulan untuk lansia dan janda-janda, serta jaminan hidup untuk anak yatim piatu.

Olehnya, Taslim-Asgar Ali berkomitmen untuk melanjutkan program tersebut dan menambah jumlah kouta penerimanya jika ia kembali terpilih menjadi Bupati Kabupaten Morowali 

“Kami akan melanjutkan program kami di periode sebelumnya yaitu bantuan jaminan hidup untuk anak yatim piatu yang hari ini sekitar 1000 orang telah mengikuti pendidikan di pondok-pondok pesantren di Kabupaten Morowali sehingga bisa setara dengan lainnya,” ungkap Taslim.

“Kami berharap seluruh masyarakat Morowali kembali mendukung kami, semoga pembangunan pondok-pondok pesantren dan madrasah di setiap desa bisa kami wujudkan masyarakat Morowali yang bertaqwa dan akhlak karakter yang mulia,” tambahnya. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved