Kemendikbudristek Soroti Ancaman Judi Online di Kalangan Pelajar
Rusprita Putri Utami khawatir permainan judi online mulai merambah ke kalangan anak-anak.
TRIBUNPALU.COM - Kepala Puspeka Kemendikbudristek, Rusprita Putri Utami, menyampaikan kekhawatiran atas tingginya angka pengguna Judi Online di Indonesia.
Menurut data PPATK 2024, Indonesia tercatat sebagai negara dengan jumlah pengguna Judi Online tertinggi.
Rusprita Putri Utami khawatir permainan Judi Online mulai merambah ke kalangan anak-anak.
"Dari jumlah pengguna Judi Online di Indonesia, sebanyak hampir 4 juta orang, ternyata 11 persennya ini adalah usia pelajar. Dan tentu saja data ini sangat mengkhawatirkan," kata Rusprita dalam Peluncuran Film Pencegahan Judi Online di CGV FX, Jakarta, Senin (2/12/2024).
Baca juga: BPJPH Targetkan 13 Juta UMKM Bersertifikat Halal pada 2025
Ia menyebut hampir semua pengguna internet di Indonesia pernah terpapar iklan Judi Online.
Hal ini, kata Rusprita, terjadi saat masyarakat menggunakan situs internet dan media sosial.
Menurut Rusprita, Judi Online dapat menimbulkan masalah sosial.
"Penggunaan internet yang tidak digunakan dengan baik, ini justru menimbulkan isu-isu sosial. Salah satunya adalah Judi Online," kata Rusprita Putri Utami.
Kemendikdasmen, kata Rusprita, berupaya mencegah Judi Online terus meluas ke kalangan pelajar.
Baca juga: Wawali Reny Lamadjido Imbau Peserta Kafilah Palu Persiapkan Diri dan Kuatkan Sinergi Antar Seni
Langkah pencegahan tersebut, kata Rusprita, dilakukan dengan film pendek berjudul Kemenangan Sejati.
"Film ini tidak hanya bertujuan sebagai hiburan semata, tapi adalah sebagai materi edukasi yang harapannya bisa ditonton bersama-sama di sekolah di seluruh Indonesia. Film ini bisa menjadi benteng bagi para pelajar untuk tidak terjerumus dalam Judi Online," pungkasnya. (*)
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com
| Kakanim Palu Ajak Warga Jaga Paspor, Hindari Ajakan Gabung Judol |
|
|---|
| Polresta Palu Berhasil Ungkap Kasus Pencurian Brankas, Kerugian Capai Rp110 Juta |
|
|---|
| Judi Online, Perselingkuhan, dan KDRT Jadi Pemicu Utama Perceraian di Morowali |
|
|---|
| Diskominfosantik: Nilai Transaksi Judol di Sulteng Tembus Rp21 Miliar |
|
|---|
| Maraknya Judi Online di Sulawesi Tengah: Lebih dari 13 Ribu Pemain dan Transaksi Rp21 Miliar |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palu/foto/bank/originals/d890as-hd90a-sh90dash9da-shas9-dsad.jpg)