Palu Hari Ini
Peserta UTBK-SNBT 2025 di Untad Capai 9.189 Orang, Tersebar dari 21 Provinsi
Universitas Tadulako (Untad) mencatat sebanyak 9.189 peserta akan mengikuti Ujian Tes Berbasis Komputer (UTBK) Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT)
Penulis: Zulfadli | Editor: Haqir Muhakir
Laporan Wartawan TribunPalu.com, Zulfadli
TRIBUNPALU.COM, PALU - Universitas Tadulako (Untad) mencatat sebanyak 9.189 peserta akan mengikuti Ujian Tes Berbasis Komputer (UTBK) Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) tahun 2025. Jumlah ini berasal dari 21 provinsi di Indonesia.
Kepala Biro Akademik dan Kemahasiswaan Untad, Dr Elvia Alhusni, menyampaikan data tersebut dalam konferensi pers yang digelar di Lantai I Gedung Rektorat Untad, Kelurahan Tondo, Kecamatan Mantikolure, Kota Palu, Rabu (16/4/2025).
“Peserta terjauh berasal dari Sumatra Utara dan Maluku Utara. Dari total tersebut, sebanyak 3.420 peserta adalah laki-laki, dan 5.769 perempuan,” ungkap Elvia.
Berdasarkan data, peserta terbanyak berasal dari Kota Palu sebanyak 2.379 orang, disusul Kabupaten Parigi Moutong (1.336) dan Donggala (1.140).
Baca juga: PSU Pilkada Parigi Moutong, Erwin-Sahid Unggul Sementara Berdasarkan Quick Count
Elvia menambahkan, pelaksanaan UTBK-SNBT 2025 di Untad akan dibagi dalam dua gelombang.
Gelombang pertama digelar pada 23–30 April, dan gelombang kedua pada 2–4 Mei, dengan total 22 sesi. Sebanyak 521 pengawas akan bertugas, terdiri dari dosen dan tenaga kependidikan.
Untuk menjamin kelancaran dan keamanan ujian, pihak kampus akan memasang CCTV di setiap ruang ujian serta menggunakan perangkat jammer untuk mencegah gangguan sinyal dari luar.
Koordinasi dengan PLN juga dilakukan guna memastikan kestabilan listrik dan jaringan.
Wakil Rektor Bidang Akademik, Prof A Rusdin, menambahkan, daya tampung mahasiswa baru Untad tahun ini mencapai 9.295 kursi.
Rinciannya, jalur SNBP sebanyak 2.485 kursi, SNBT 4.287 kursi, dan jalur mandiri 2.523 kursi.
Kuota jalur mandiri bisa bertambah jika ada peserta SNBT yang tidak melakukan registrasi ulang.
Sementara itu, Ketua Panitia UTBK Untad, Dr. Darsikin, menegaskan, pengawasan akan dilakukan secara ketat, dan peserta tidak diperkenankan datang terlambat.
“Tidak ada dispensasi keterlambatan. Jika ditemukan hal mencurigakan, pengawas berhak mengeluarkan peserta dari ruang ujian,” tegasnya.
Ia juga menyebutkan, Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) masih menjadi favorit dengan jumlah pendaftar mencapai 1.360 orang, disusul oleh program studi Keperawatan.
| Larangan Angkat Honorer di Sekolah Negeri, Disdikbud Palu Minta Gunakan Jasa Vendor |
|
|---|
| Nota Tugas ASN Ditarik, Disdikbud Palu Batalkan Seluruh Mutasi di Sekolah Negeri |
|
|---|
| Bulan Sabit Merah Malaysia Serahkan Fasilitas Baru SD Inpres 1 Lere Palu |
|
|---|
| Barisan Lawan Sistem Gelar Aksi Tolak Tambang Batu Gamping di Bangkep |
|
|---|
| Anggota DPRD Kota Palu Usulkan Izin Manual Sementara Atasi Masalah Sistem OSS |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palu/foto/bank/originals/Universitas-Tadulako-Untad-mencatat-sebanyak-9189-peserta-ads.jpg)