Kamis, 9 April 2026

Parimo Hari Ini

Pemerintah Serius Tangani Ketimpangan Layanan Kesehatan Wilayah Terpencil Parimo

Salah satunya melalui rencana pembangunan Puskesmas rawat inap di Kecamatan Taopa.

Penulis: Abdul Humul Faaiz | Editor: Regina Goldie
HANDOVER
PERBAIKI FASILITAS KESEHATAN - Puskesdes Pebounang, Kecamatan Palasa, salah satu layanan kesehatan di desa terpencil di Parimo, Sulteng. 

Laporan Wartawan TribunPalu.com, Abdul Hamul Faaiz

TRIBUNPALU.COM, PARIMO - Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah (Sulteng) menyatakan komitmennya untuk mengurangi ketimpangan layanan kesehatan di wilayah terpencil.

Salah satunya melalui rencana pembangunan Puskesmas rawat inap di Kecamatan Taopa.

Hal ini disampaikan dalam audiensi antara DPRD, Pemerintah Kecamatan, dan Dinas Kesehatan dengan Pj Bupati Parigi Moutong Richard Arnaldo Djanggola, Selasa (29/4/2025).

Anggota DPRD Komisi I sekaligus Ketua Badan Kehormatan DPRD Parigi Moutong, Candra Setiawan, menegaskan bahwa warga di Kecamatan Taopa telah lama kesulitan mengakses layanan rawat inap.

Baca juga: Transformasi Sektor Perikanan, Dinas Perikanan Donggala Akan Luncurkan Program Unggulan

“Selama ini masyarakat harus menempuh jarak jauh ke kecamatan lain seperti Bolano atau Moutong. Ini ketimpangan yang harus segera diatasi,” kata Candra.

Kata dia, lahan untuk pembangunan fasilitas kesehatan itu telah disiapkan melalui hibah dari masyarakat.

"Dan saat ini sedang diproses untuk diusulkan melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun 2026," ungkapnya.

Baca juga: Sulawesi Tengah Dapat DBH Rp200 Miliar, Padahal Sumbang Rp570 Triliun: Anwar Hafid Protes di DPR

Kasubag Perencanaan Humas dan Informasi Dinas Kesehatan, Hendrik Bastian, menyebut Puskesmas Taopa menjadi salah satu dari tiga usulan prioritas karena kelengkapan dokumen.

“Kami akan dorong di rapat multilateral meeting Kemenkes. Dokumen lengkap jadi kunci, dan Taopa saat ini termasuk yang paling siap,” jelas Hendrik.

Pj Bupati Richard Arnaldo menyambut baik inisiatif masyarakat dan dukungan DPRD.

Ia menegaskan, kesenjangan layanan dasar seperti kesehatan menjadi perhatian serius pemerintah daerah.

“Kami tidak ingin ada wilayah yang tertinggal hanya karena akses pelayanan dasar tidak memadai,” ujarnya. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved