Sulteng Hari Ini
Transformasi Sektor Perikanan, Dinas Perikanan Donggala Akan Luncurkan Program Unggulan
Ali menjelaskan, Dinas Perikanan Donggala segera akan meluncurkan E-Kusuka, kartu nelayan berbasis ATM yang terintegrasi dengan sistem perbankan.
Penulis: Misna Jayanti | Editor: Regina Goldie
Laporan Wartawan TribunPalu, Misna Jayanti
TRIBUNPALU.COM, DONGGALA - Dinas Perikanan Donggala tengah mempersiapkan lima program dalam program 100 hari kerja Bupati dan Wakil Bupati Donggala.
Kepala Dinas Perikanan Donggala, Ali Assegaf mengatakan bahwan program ini dirancang sebagai langkah awal yang konkret dalam mempercepat pelayanan dan pemberdayaan sektor kelautan, perikanan, serta UMKM masyarakat pesisir.
Ini juga merupakan transformasi perikanan di wilayah Kabupaten Donggala.
Adapun lima program tersebut yakni launching E-Kusuka, bantuan kemasan UMKM atau pengolah dan pemasar ikan, renovasi sarana ibadah berupa Masjid di Mapaga, bioskular ekonomi, dan launching Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum Nelayan (SPBN).
Baca juga: Kapolres Donggala Luncurkan Dua Program, Donggala Gas dan One Day One Service
"Kita ini lagi mempersiapkan program kerja 100 hari Ibu Bupati bersama Wakil Bupati Donggala. Di dalam program kerja 100 hari itu, terdapat beberapa kegiatan yang akan di launching atau dilaksanakan dalam waktu dekat ini," ujarnya Senin (28/4/2025).
Ali menjelaskan, Dinas Perikanan Donggala segera akan meluncurkan E-Kusuka, kartu nelayan berbasis ATM yang terintegrasi dengan sistem perbankan.
Kartu ini menggantikan kartu manual sebelumnya dan dapat difungsikan sebagai alat transaksi keuangan atau tabungan nelayan.
"Target kami 10 ribu nelayan atau pelaku usaha perikanan yang di distribusikan E-Kusuka ini. Namun dalam 100 hari ini target kami kepada 3 ribu nelayan atau pelaku usaha perikanan," jelasnya.
Baca juga: Polres Touna Tangkap Pria Paruh Baya Diduga Pelaku Kekerasan Seksual Terhadap Anak Dibawah Umur
Lebih lanjut, Ali mengungkapkan bahwa pelaku UMKM, khususnya pengolah hasil perikanan, akan mendapatkan bantuan kemasan modern dan menarik agar produk mereka mampu bersaing di pasar.
Ia menambahkan, adapun program ketiga dilaksanakan sebagai bentuk perhatian terhadap aspek spiritual masyarakat, program ini mencakup rehabilitasi masjid salah satunya yakni Masjid Al-Ikhlas di kawasan Sakaya Maritim, di Desa Mapaga yang membutuhkan perbaikan fasilitas ibadah.
Program keempat yang akan dilaksanakan yakni optimalisasi pekarangan untuk ketahanan pangan.
Program ini mengajak warga memanfaatkan lahan pekarangan untuk budidaya ikan berskala rumah tangga, sebagai bagian dari implementasi ekonomi sirkular berbasis bioekonomi.
| Kemenkum Sulteng Kawal Pemeriksaan Substantif IG Durian Nambo Banggai |
|
|---|
| FKMM Kecam Ilegal Logging di Hutan Desa Malei Poso, Minta Pelaku Ditindak Tegas |
|
|---|
| Sekdes Tamainusi Jadi Tersangka Korupsi Dana CSR, Diduga Fasilitasi Rekening hingga Serahkan Uang |
|
|---|
| IGD RSUD Anuntaloko Tetap Respon Rujukan Pasien 24 Jam Meski di Luar Jam Kerja |
|
|---|
| PHK Massal Ancam Stabilitas Sosial-Ekonomi, Safri Desak Gubernur Panggil Manajemen PT GNI |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palu/foto/bank/originals/ra6-rsa67-rd76a-sr76drsa6dsadas.jpg)