Hardiknas 2025 Sulteng
Melawan Hujan, Semangat Pendidik dan Siswa di Hardiknas SDN Inti Masari Parimo
Hujan yang terus mengguyur tak menyurutkan tekad mereka untuk memperingati Hari Pendidikan Nasional.
Penulis: Abdul Humul Faaiz | Editor: Regina Goldie
Laporan Wartawan TribunPalu.com, Abdul Humul Faaiz
TRIBUNPALU.COM, PARIMO - Upacara Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2025 di SDN Inti Masari, Kecamatan Parigi Selatan, Parigi Moutong (Parimo), dilaksanakan dengan penuh semangat meski hujan mengguyur deras sejak pagi, Jumat (2/5/2025).
Para siswa, guru, dan tenaga kependidikan yang hadir tetap teguh berdiri di lapangan sekolah, sebagian besar tanpa mengenakan jas hujan atau payung, namun semangat mereka tidak terpengaruh cuaca.
Hujan yang terus mengguyur tak menyurutkan tekad mereka untuk memperingati Hari Pendidikan Nasional.
Upacara berlangsung khidmat, menggambarkan komitmen warga sekolah untuk terus berjuang demi pendidikan yang lebih baik, meskipun tantangan cuaca menghadang.
Baca juga: Anak Perempuan Asal Sigi Ditemukan Meninggal di Pantai Mamboro
Kepala SDN Inti Masari, Ni Made Nuriasih, yang memimpin upacara, menyampaikan pesan yang sangat dalam mengenai arti penting tema Hardiknas tahun ini.
Ialah "Partisipasi Semesta Mewujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua."
"Tema ini bukan hanya slogan, tetapi seruan untuk kita semua bergerak bersama dalam meningkatkan kualitas pendidikan, baik di sekolah ini maupun di seluruh Kabupaten Parigi Moutong," ujar Ni Made dengan penuh keyakinan.
Ni Made berharap agar tema tersebut dapat menjadi pedoman bagi seluruh elemen pendidikan, mendorong setiap pihak untuk lebih aktif berpartisipasi dalam upaya peningkatan mutu pendidikan.
"Kami ingin Hardiknas menjadi pendorong semangat agar pendidikan di daerah ini semakin maju dan bisa memberikan manfaat bagi semua," tambahnya.
Patman, S.Pd., seorang guru di SDN Inti Masari, mengungkapkan bahwa sekolah ini telah mencatatkan berbagai prestasi dalam bidang akademik dan non-akademik.
Baca juga: Moment Hardiknas 2025, Dinas Pendidikan Sulteng Luncurkan Program Berani Edukasi
"Kebersamaan antara guru, siswa, dan orang tua adalah kunci utama keberhasilan kami dalam meraih prestasi," ungkapnya.
"Semangat ini harus terus dijaga," imbuh Patman yang juga aktif dalam pembinaan kegiatan ekstrakurikuler.
Di tengah hujan yang tak kunjung reda, Patman yang dipercaya menjadi pemimpin upacara, berdiri dengan tegap memimpin jalannya upacara.
Meskipun hujan, ia tampak merasa sangat bangga bisa menjadi pemimpin upacara Hardiknas kali ini.
"Ini adalah momen penting untuk kami semua untuk mengingatkan bahwa pendidikan itu penting," ujar Patman.
Baca juga: Hardiknas 2025, Pj Bupati Parimo Ajak Semua Pihak Wujudkan Pendidikan Bermutu
Patman juga menegaskan bahwa semangat untuk terus belajar dan berprestasi tidak boleh padam, meskipun cuaca tidak mendukung.
"Pendidikan adalah hak setiap orang, dan kita harus terus berusaha memberikan yang terbaik, meskipun tantangannya cukup besar," pungkasnya.
Melalui upacara ini, SDN Inti Masari tidak hanya merayakan Hardiknas, tetapi juga menegaskan komitmen mereka untuk terus berjuang demi pendidikan yang berkualitas.
Di tengah hujan yang terus mengguyur, semangat untuk maju dan belajar tetap menyala, menunjukkan bahwa pendidikan adalah hal yang tak boleh dikenali cuaca atau kondisi apapun. (*)
| Hardiknas di Lapas Palu, Kakanwil Kemenham Serahkan Sertifikat kepada Anak Binaan |
|
|---|
| Hardiknas di Parimo, Siswa TK Ini Ungkapkan Rasa Cinta pada Gurunya |
|
|---|
| Momentum Hardiknas 2025, Kemenag Poso Gaungkan Inklusi Pendidikan |
|
|---|
| Kakanwil Ditjenpas Soroti Kesetaraan Anak Binaan dan Pegawai Lapas Palu Tak Tau Calistung |
|
|---|
| Tekan Angka Putus Sekolah, Disdikbud Parimo: 10 Ribu Anak Sudah Kembali Bersekolah |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palu/foto/bank/originals/parimo-hardiknas-2025.jpg)