Dedi Mulyadi Bantah Vasektomi Jadi Syarat Dapat Bansos
Dedi Mulyadi memastikan bahwa pemerintah provinsi Jawa Barat tidak pernah mengeluarkan ataupun merancang kebijakan demikian.
Editor:
Regina Goldie
TribunJabar.id/ Dian Herdiansyah
TIDAK HARUS VASEKTOMI - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi membantah vasektomi dijadikan syarat mendapatkan bantuan sosial (bansos) di wilayahnya.
Menurut KH Asrorun Ni'am, vasektomi haram jika dilakukan untuk tujuan pemandulan permanen.
Hal itu sesuai dengan hasil Ijtima Ulama Komisi Fatwa se-Indonesia IV yang berlangsung di Pesantren Cipasung, Tasikmalaya, Jawa Barat pada 2012.
“Kondisi saat ini, vasektomi haram kecuali ada alasan syar'i seperti sakit dan sejenisnya,” ungkap Guru Besar UIN Jakarta itu seperti dilansir di situs resmi MUI, Jumat (2/5/2025). (*)
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com
Baca Juga
| Bayar Pajak Tanpa KTP Pemilik Pertama Segera Berlaku, Ini Penjelasan Korlantas Polri |
|
|---|
| Daftar Bantuan Sosial yang Cair April 2026: Mulai PKH, BPNT hingga PIP |
|
|---|
| Akhirnya Sus Rini Bertemu Dedi Mulyadi, Nagita Ungkap Niat Anak Buahnya yang Sempat Ingin Kirim DM |
|
|---|
| Riset DIR: Dedi Mulyadi Jadi Gubernur Paling Menyedot Perhatian Publik di Media Massa |
|
|---|
| SOSOK Erik Supratman, Viral Ngaku Ajudan Dedi Mulyadi, Identitas Asli Terkuak |
|
|---|
KOMENTAR
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palu/foto/bank/originals/dedi-mulyadi-vasektomi-mei-2025.jpg)