Jumat, 15 Mei 2026

Parimo Hari Ini

Da’i Kamtibmas Parimo Ajak Takmir Perkuat Peran Keagamaan Tangkal Radikalisme

Kunjungan ini bagian program Satgas II Preemtif Ops Madago Raya membina ketahanan masyarakat sipil.

Tayang:
Penulis: Abdul Humul Faaiz | Editor: Fadhila Amalia
Handover
Tim Da’i Kamtibmas Polri menyambangi Masjid At-Taqwa, Kelurahan Bantaya, Kecamatan Parigi, Sulawesi Tengah, Rabu (14/5/2025). 

Laporan Wartawan TribunPalu.com, Abdul Humul Faaiz

TRIBUNPALU.COM, PARIMO - Tim Da’i Kamtibmas Polri menyambangi Masjid At-Taqwa, Kelurahan Bantaya, Kecamatan Parigi, Sulawesi Tengah, Rabu (14/5/2025).

Kunjungan ini bagian program Satgas II Preemtif Ops Madago Raya membina ketahanan masyarakat sipil.

Baca juga: Aktivis Desak Kejari Banggai Proses Dugaan Korupsi Dana Desa Hunduhon

Empat anggota tim Da’i Polri hadir membawa pesan damai, toleransi, dan kewaspadaan terhadap radikalisme.

Mereka adalah Aiptu Irwan, Aiptu Erwin L., Aiptu Zulham, serta Aiptu Arwin Abubakar, Da’i Kamtibmas.

Dalam silaturahmi tersebut, mereka mengajak pengurus masjid memperkuat peran spiritual dan sosial masyarakat.

"Masjid punya kekuatan besar membentuk umat damai, mencegah perpecahan dan paham yang menyesatkan," ujar Irwan.

Baca juga: Kecewa Pemda Pindah Lokasi Audiensi Tanpa Konfirmasi, Gapit Morowali Keluarkan Tiga Pernyataan

Ia menambahkan, toleransi harus terus dirawat agar masyarakat tak mudah terhasut provokasi kelompok intoleran.

Menurutnya, masjid dapat berfungsi sebagai ruang edukasi agama yang ramah, terbuka, dan mencerahkan umat.

Tim Da’i Polri juga menekankan pentingnya mencegah penyebaran ideologi ekstrem yang merusak kerukunan sosial.

Baca juga: Akses Jalan ke TPA Jononunu Sempat Ditutup, Kini Armada Sampah Kembali Beroperasi

Mereka mengimbau jamaah aktif melaporkan gerakan mencurigakan kepada kepolisian demi menjaga keamanan bersama.

Ta’mir Masjid At-Taqwa, Ustadz Hasan M. Nur, menyatakan dukungan atas upaya persuasif yang dilakukan Polri.

“Kami siap bersinergi menjaga lingkungan tetap aman, damai, dan bebas dari pemikiran menyimpang,” katanya.

Baca juga: Warga Jononunu Parimo Tolak Wilayahnya Ada Pembangunan Instalasi Pengolahan Lumpur Tinja

Silaturahmi ini menjadi langkah konkret membangun kolaborasi antara aparat keamanan dan institusi keagamaan lokal.

Polri berharap kerja sama ini melahirkan masyarakat yang kuat, harmonis, serta tahan terhadap infiltrasi radikal.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved