Jumat, 15 Mei 2026

Parimo Hari Ini

Kades Jononunu Parimo Tegaskan IPLT Bukan Program Desa

Menurutnya, perencanaan program itu sepenuhnya berasal dari pemerintah daerah, bukan dari pemerintah desa.

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Abdul Humul Faaiz | Editor: Fadhila Amalia
Handover
Kepala Desa Jononunu, Parigi Tengah, Silawesi Tengah, Moh. Bashar YW Badja, menegaskan bahwa pembangunan Instalasi Pengolahan Lumpur Tinja (IPLT) bukan program desa. 

Laporan Wartawan TribunPalu.com, Abdul Humul Faaiz

TRIBUNPALU.COM, PARIMO - Kepala Desa Jononunu, Parigi Tengah, Sulawesi Tengah, Moh. Bashar YW Badja, menegaskan bahwa pembangunan Instalasi Pengolahan Lumpur Tinja (IPLT) bukan program desa.

Menurutnya, perencanaan program itu sepenuhnya berasal dari pemerintah daerah, bukan dari pemerintah desa.

Baca juga: Warga Jononunu Parimo Tolak Wilayahnya Ada Pembangunan Instalasi Pengolahan Lumpur Tinja

“Program ini bagian dari sanitasi, kewenangan daerah, bukan ranah pemerintah desa,” kata Bashar, kepada TribunPalu.com, Rabu (14/5/2025).

Ia menyebut, penolakan muncul karena warga merasa sudah ada TPA di wilayah mereka.

“Masyarakat bertanya, kenapa harus ada tempat pembuangan tinja lagi di desa ini?” ujarnya.

Baca juga: Jadi Dosen Praktisi, Wakapolda Sulteng Dorong Mahasiswa Sadar Hukum

Karena itu, ia memilih tidak terlalu jauh ikut campur dalam persoalan pembangunan IPLT.

Namun, sebagai kepala desa, ia tetap menjalankan fungsi penyambung informasi dari dan ke warga.

“Saya sudah teruskan penolakan warga ke dinas, hitam di atas putih,” jelas Bashar.

Baca juga: Akses TPA Lumpuh, Armada Pengangkut Sampah di Jononunu Parigi Tengah Terhenti

Sosialisasi bahkan telah dilakukan beberapa kali, terakhir di tingkat kabupaten yang ia hadiri.

Ia menilai penolakan warga juga dipicu oleh ketidakpercayaan terhadap pengelolaan TPA sebelumnya.

“TPA ada, tapi pengolahannya tak jalan. Warga jadi ragu terhadap program baru ini,” tuturnya.

Bashar menyebut aksi blokir jalan murni spontanitas warga yang dimulai sejak Selasa kemarin.

“IPLT yang ditolak, tapi sampah juga ikut kena imbas akibat aksi warga,” katanya.(*)

 

(TribunBreaking News)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved