Jumat, 17 April 2026

Haji 2025

Waspadai Cuaca Ekstrem, Ini 3 Tips Penting untuk Jemaah Haji di Makkah dan Madinah

Bahkan saat malam hari, suhu tetap hangat, berkisar sekitar 31 derajat Celcius.

Editor: Regina Goldie
Tribunnews.com/ Dewi Agustina
JEMAAH HAJI - Suasana jemaah haji melaksanakan umrah wajib di Masjidil Haram, Makkah, Arab Saudi, Minggu (11/5/2025) sore. Di Tanah Suci, suhu pada siang hari bisa mencapai 42 derajat Celcius, Kepala Daker Makkah mengimbau para jemaah untuk tidak mengabaikan kesehatan. 

TRIBUNPALU.COM - Para Jemaah Haji yang baru sampai di Madinah dan Makkah akan mengalami perbedaan suhu yang signifikan dibandingkan dengan cuaca di Indonesia.

Di wilayah Tanah Suci, suhu siang hari dapat menembus 42 derajat Celcius, dengan kondisi udara yang kering dan kelembapan yang sangat rendah.

Bahkan saat malam hari, suhu tetap hangat, berkisar sekitar 31 derajat Celcius.

Baca juga: Terungkap Fakta Warga dalam Pemusnahan Amunisi di Garut Ternyata Buruh Dibayar Rp 150 Ribu Per Hari

Menghadapi kondisi cuaca yang ekstrem ini, Kepala Daker Makkah, Ali Machzumi, mengimbau para jemaah untuk tidak mengabaikan kesehatan dan kebugaran tubuh.

Ia pun membagikan tiga tips utama yang perlu diperhatikan agar jemaah tetap sehat dan dapat menjalankan ibadah dengan lancar.

3 Tips Jemaah Haji Hadapi Cuaca Ekstrem di Makkah dan Madinah

1. Hemat Tenaga dan Pilih Waktu Tepat untuk Ibadah

Ali menyarankan, agar jemaah tidak memaksakan diri melaksanakan salat di Masjidil Haram saat siang hari.

Suhu yang sangat tinggi berisiko menyebabkan kelelahan, terutama bagi jemaah lanjut usia.

Ia mengimbau agar jemaah memilih waktu petang untuk salat di Masjidil Haram, yakni saat Magrib, Isya, dan Subuh.

"Melihat cuaca terik, jemaah sebaiknya salat di hotel pada waktu siang hari. Di hotel sudah tersedia musala. Walaupun siangnya salat di hotel, insya Allah pahalanya akan sama dengan di Masjidil Haram," ujar Ali, dikutip dari laman resmi Kemenag.

Hal ini juga berkaitan masa tinggal jemaah yang cukup panjang di Makkah hingga menjelang puncak haji (Armuzna) pada 5 Juni 2025. 

Karena itu, jemaah diimbau menyimpan tenaga, terutama saat baru tiba di Makkah setelah perjalanan panjang.

Baca juga: BREAKING NEWS: Tolak Pembangunan IPLT, Warga Jononunu Parimo Blokir Jalan Menuju TPA

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved