Rabu, 29 April 2026

Parimo Hari Ini

Ulama Parigi Harap Polres Rutin Lakukan Komunikasi Inklusif

Menurutnya, sinergi antara aparat, pemerintah, dan tokoh agama sangat penting menjaga ketertiban masyarakat.

Penulis: Abdul Humul Faaiz | Editor: Fadhila Amalia
Handover
Tokoh agama di Kabupaten Parigi Moutong (Parimo) menyambut baik langkah Polres membangun komunikasi dengan pondok pesantren. 

Laporan Wartawan TrihunPalu.com, Abdul Humul Faaiz

TRIBUNPALU.COM, PARIMO -  Tokoh agama di Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, menyambut baik langkah Polres membangun komunikasi dengan pondok pesantren.

Hal itu disampaikan Pimpinan Yayasan Pondok Pesantren Ittihadul Ummah, KH Mohammad Qasim Abdul Madjid.

Baca juga: Cegah Narkoba, BNNK Donggala: Intervensi Desa Tak Bisa Hanya Dilakukan BNN

Ia menerima kunjungan silaturahmi Kapolres Parimo, AKBP Hendrawan Agustian Nugraha di Baliara, Selasa (20/5/2025).

Kunjungan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan di lingkungan pesantren.

KH Qasim menyebut inisiatif silaturahmi ini sebagai langkah positif memperkuat harmoni sosial di masyarakat.

“Kami sangat mengapresiasi kunjungan Kapolres. Ini bentuk komunikasi yang inklusif dan membangun,” ujarnya.

Menurutnya, sinergi antara aparat, pemerintah, dan tokoh agama sangat penting menjaga ketertiban masyarakat.

Baca juga: Kapolres Parimo Jalin Silaturahmi dengan Tokoh Agama

"Parigi Moutong sebagai daerah majemuk yang butuh dialog antar elemen sosial secara terus-menerus," ujarnya.

Tokoh agama, kata dia, punya tanggung jawab moral menjaga kedamaian dan nilai-nilai kebersamaan.

"Tentunya, ini juga tanggung jawab kami sebagai tokoh agama dengan menyampaikan pesan-pesan damai," ucapnya.

Sebab, pentingnya peran ulama dalam mendukung situasi yang aman dan damai.

Ia menegaskan bahwa kepolisian tidak bisa bekerja sendiri menjaga ketertiban tanpa dukungan tokoh masyarakat.

Baca juga: Puluhan Petani Plasma Sawit Unjuk Rasa di Kantor Kejati dan Gubernur Sulteng

Pertemuan itu juga membahas peluang kolaborasi dalam pembinaan moral dan edukasi di lingkungan pesantren.

"Saya berharap komunikasi ini rutin dilakukan agar kepercayaan publik terus terjaga," pungkasnya.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved