Haji 2025
Tim Pengawas Jemaah Haji Temukan Nasi Katering Bau Karung Goni
Salah satu inisiatif utamanya adalah penerapan Immediate Corrective Action terhadap sejumlah temuan layanan yang berpotensi menurunkan kualitas.
TRIBUNPALU.COM - Inspektorat Jenderal Kementerian Agama (Itjen Kemenag) menerjunkan tim untuk pengawasan penyelenggaraan ibadah haji 1446 H/2025 M.
Salah satu inisiatif utamanya adalah penerapan Immediate Corrective Action terhadap sejumlah temuan layanan yang berpotensi menurunkan kualitas pelayanan jemaah.
Baca juga: Kode Redeem ML Mobile Legends Terbaru Kamis 29 Mei 2025, Buruan Klaim Semua Item Gratis di Sini
"Pengawasan yang kami lakukan bukan hanya bersifat reaktif, tetapi langsung diikuti dengan aksi korektif di lapangan. Kami mendorong agar seluruh penyedia layanan bertanggung jawab penuh dalam memenuhi kontrak dan menjaga kualitas pelayanan," ujar Inspektur Jenderal Kemenag, Khairunas, di Kantor Itjen Kemenag, Jakarta, Rabu (28/5/2025).
Khairunas mengatakan bahkan pihaknya sempat menemukan nasi katering untuk jemaah haji yang berbau karung goni.
Baca juga: Simak 3 Cara Cek Penerima BSU 2025, Siapkan NIK dan KTP
Penyedia layanan katering langsung ditegur dan dilakukan perbaikan makanan untuk jemaah.
"Terjadi nasi yang berbau goni karena ada yang dicampur di karung goni dan karung plastik, kemudian langsung ditegur pihak kateringnya, kemudian langsung ditegur juga juru masaknya," katanya.
"Besoknya sudah lakukan perbaikan itu langkah-langkah langsung diperbaiki seperti itu," tambahnya.
Dalam hal akomodasi, Tim Pemantau Itjen Kemenag telah memberikan rekomendasi untuk melakukan penanganan sesegera mungkin atas laporan kamar yang tidak layak huni dan tidak sesuai kontrak, termasuk tidak tersedianya perlengkapan kamar mandi bagi jemaah.
Baca juga: TAYANG di Bioskop! Ini Sinopsis Film Dendam Malam Kelam, Dibintangi Arya Saloka
"Cita rasa makanan adalah bagian penting dari kenyamanan jemaah selama berhaji. Karena itu, kami memastikan setiap menu yang disajikan bercita rasa khas Indonesia dan ramah bagi lansia," katanya.
"Chef dan bahan masakannya pun kami pastikan berasal dari Indonesia agar jemaah merasa seperti di rumah sendiri, meski sedang berada di tanah suci," tambahnya.
Pada layanan transportasi, lanjutnya, pengawasan yang dilakukan oleh Itjen juga dilakukan untuk memastikan standar layanan transportasi antar kota (Madinah–Makkah) dan bus sholawat agar nyaman, tepat waktu, serta bebas pungutan liar.
Baca juga: Harga Emas Hari Ini Kamis 29 Mei 2025, Emas Antam Anjlog, Cek Daftar Harga Emas yang Turun Harga
"Kami memastikan seluruh moda transportasi baik dari Madinah ke Makkah maupun sebaliknya, serta bus sholawat, berjalan sesuai standar kenyamanan dan ketepatan waktu. Tidak boleh ada pungutan liar dalam bentuk apa pun," kata Khairunas.
Saat ini, Itjen sedang menginisiasi adanya pembangunan Dashboard Layanan Haji, sebuah sistem pemantauan digital yang dirancang untuk membantu Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi dalam mengelola pergerakan jemaah, terutama menjelang fase puncak haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna).(*)
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com
Inspektur Jenderal Kemenag
Khairunas
Inspektorat Jenderal Kementerian Agama
ibadah haji
Immediate Corrective Action
jemaah
haji
katering
Karung goni
| Layanan Haji Khusus Indonesia Tahun 2025 Dinilai Meningkat, Pengawasan Kemenag Berjalan Efektif |
|
|---|
| KUH KJRI Jeddah Umumkan 40 Jemaah Haji Masih Dirawat di Arab Saudi |
|
|---|
| Sebanyak 446 Jemaah Haji asal Indonesia Wafat di Tanah Suci Tahun 2025 |
|
|---|
| DPR Desak Kemenag Usut Tuntas Hilangnya 3 Jemaah Haji Indonesia |
|
|---|
| Haji 2025 Dinilai Gagal Total, DPR Desak KPK Selidiki Dugaan Penyimpangan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palu/foto/bank/originals/katering-jemaah.jpg)