Pemerintah Tekan Biaya Pengobatan TBC di Indonesia

Menkes menyebutkan bahwa alat-alat skrining TBC kini sudah jauh lebih murah dan tersedia dalam jumlah lebih banyak dibanding sebelumnya.

Editor: Fadhila Amalia
Tribun Jabar/Gani Kurniawan
PENANGGULANGAN TUBERKULOSIS - Tim medis Rumah Sakit Paru Dr HA Rotinsulu melakukan pemeriksaan kepada seorang warga menggunakan portable X-Ray di halaman Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Jawa Barat, Jumat (2/8/2024). 

TRIBUNPALU.COM - Pemerintah terus memperkuat upaya penanggulangan Tuberkulosis (TBC) di Indonesia dengan meningkatkan cakupan skrining serta menekan biaya pengobatan.

Masalah tersebut turut di bahas Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin saat bertemu Presiden Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa kemarin, (3/6/2935).

Baca juga: Simak Tata Cara Melaksanakan Shalat Idul Adha

Menkes menyebutkan bahwa alat-alat skrining TBC kini sudah jauh lebih murah dan tersedia dalam jumlah lebih banyak dibanding sebelumnya.

"Kemudian yang ketiga Presiden tanya mengenai TBC. Jadi skriningnya, alat-alatnya sekarang udah jauh lebih murah dan lebih banyak," katanya.

Dengan makin murahnya alat skrining, Menkes berharap penyakit TBC dapat diidentifikasi. 

Baca juga: Bansos PKH 2025 Kapan Cair? Berikut Besaran Nominalnya

Pemerintah akan menyasar satu juta orang untuk dilakukan skrining penyakit TBC. Sebelum, kemudian dilakukan intervensi pengobatan.

“Dari satu juta orang yang disasar, diharapkan semuanya bisa teridentifikasi," ujarnya.

Menkes juga menambahkan bahwa rejimen pengobatan terbaru yang sudah diterapkan pemerintah kini jauh lebih terjangkau. 

Sebelumnya, biaya satu periode pengobatan TBC selama enam bulan bisa mencapai 8.000 dolar AS. Namun kini, dengan sistem yang lebih efisien, biaya tersebut berhasil ditekan hingga hanya sekitar 200 ribu dolar AS secara total untuk program skala besar.

"Kita juga cerita rejimen, pengobatan yang baru kan sekarang udah jauh lebih murah. Kita juga sudah terapkan yang baru," pungkasnya.

Sebelumnya Presiden Prabowo Subianto membahas masalah TBC saat menerima kunjungan pendiri Microsoft sekaligus tokoh filantropi dunia, Bill Gates, di Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu, (7/5/2025).

Baca juga: Spoiler One Piece 1151, Imu Mengamuk di Elbaf, Luffy dan Kru Bersatu Kembali

Usai pertemuan Presiden memaparkan sejumlah bantuan yang telah diberikan Bill Gates kepada masyarakat dunia termasuk Indonesia.  Menurut Presiden, Bill Gates juga sekarang sedang mengembangkan vaksin TBC.

"Beliau sedang kembangkan vaksin TBC, untuk dunia, Indonesia akan jadi salah satu tempat yang akan diuji coba,” kata Prabowo.

Baca juga: Arab Saudi Ancam Denda Rp343 Juta bagi Penampung Jemaah Haji Ilegal

Menurut Presiden, penyakit TBC telah banyak memakan Korban jiwa. Setidaknya 100 ribu orang meninggal setiap tahunnya. Oleh karena itu menurut Prabowo, Bill Gates berupaya menekan penyebaran dan angka kematian akibat penyakit tersebut.

“Beliau (Bill Gates) menunjukkan komitmen beliau untuk terus bantu kita di bidang itu,” pungkasnya.(*)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com

Sumber: Tribunnews.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved