Idul Adha 2025
Sunnah Kurban Sebelum Hari Penyembelihan: Hindari Pamer Ibadah
Rasulullah Saw. sangat menganjurkan untuk memperbanyak amal saleh di awal bulan ini, termasuk niat berkurban.
TRIBUNPALU.COM - Menjelang Hari Raya Idul Adha 1446 H yang akan jatuh pada Jumat, 6 Juni 2025, umat Islam di berbagai penjuru dunia bersiap melaksanakan ibadah kurban.
Namun, ibadah kurban sejatinya bukan hanya tentang menyembelih hewan pada Hari Tasyrik.
Baca juga: Cek Syarat Daftar Beasiswa Program Doktor Dosen Indonesia 2025
Terdapat sejumlah amalan sunnah yang dianjurkan untuk dilakukan sebelum Penyembelihan hewan.
Sunnah Kurban Sebelum Hari Penyembelihan hewan
1. Niat Berkurban
Salah satu sunnah kurban yang utama adalah menyimpan niat sejak awal bulan Dzulhijjah.
Rasulullah Saw. sangat menganjurkan untuk memperbanyak amal saleh di awal bulan ini, termasuk niat berkurban.
Baca juga: Jadi Tersangka Kasus Dugaan Prostitusi, Segini Harta Kekayaan Politisi Hanura Bambang Raya
2. Larangan Memotong Rambut dan Kuku
Bagi mereka yang telah berniat berkurban, terdapat sunnah untuk tidak memotong rambut dan kuku sejak masuknya tanggal 1 Dzulhijjah hingga hewan kurban disembelih.
Hal ini berdasarkan hadis yang diriwayatkan oleh Ummu Salamah radhiyallahu 'anha, bahwa Rasulullah SAW bersabda:
"Jika kalian telah melihat hilal Dzulhijjah dan salah seorang di antara kalian ingin berkurban, maka janganlah ia mengambil rambut dan kukunya." (HR. Muslim).
Larangan ini bersifat sunnah muakkadah (sunnah yang sangat dianjurkan), sebagai bentuk ketundukan dan penyerahan diri kepada Allah SWT.
3. Merawat Hewan Kurban dengan Baik
Sunnah lainnya adalah menjaga kesehatan dan kebersihan hewan kurban.
Hewan yang sehat dan dirawat dengan baik menunjukkan kesungguhan seorang muslim dalam mempersembahkan yang terbaik kepada Allah SWT.
Hal ini juga mencerminkan semangat berkurban yang sesungguhnya—memberikan sesuatu yang berharga dan disukai.
Baca juga: Jelang Idul Adha 2025, Kapolres Banggai Ingatkan Masyarakat Waspada Pencurian Ternak
4. Menjaga Keikhlasan dan Hindari Riya
Selain amalan fisik, sunnah kurban juga menyentuh aspek hati. Menghindari riya (pamer ibadah) dan menjaga niat tetap ikhlas sangat penting dilakukan sejak awal.
Ibadah kurban semestinya hanya ditujukan untuk mencari ridha Allah, bukan untuk mendapat pujian dari sesama manusia.
5. Mempersiapkan Diri Lahir dan Batin
Dengan menjalankan sunnah kurban sejak sebelum hari penyembelihan, seorang muslim menunjukkan kesiapan lahir dan batin dalam menjalankan salah satu ibadah paling agung dalam Islam.
Baca juga: Simak 10 Makanan Alternatif Berprotein Tinggi Jika Tak Makan Daging Kurban
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com
| Ini 8 Makanan Penurun Kolesterol Usai Santap Daging Kurban |
|
|---|
| Berapa Lama Daging Kurban Bisa Disimpan di Kulkas atau Freezer? |
|
|---|
| 7 Kebiasaan Buruk Setelah Makan Daging Kurban yang Harus Dihindari |
|
|---|
| Benarkah Kambing Lebih Berbahaya dari Dagingnya Dari Sapi? Ini Penjelasan Dokter |
|
|---|
| 6 Ciri Daging Kurban yang Sudah Tidak Layak Konsumsi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palu/foto/bank/originals/f8osay-89fyas89f-y89a-yf89afa.jpg)