Senin, 13 April 2026

Haji 2025

COVID-19 Meningkat, Jemaah Haji Diimbau Laporkan Riwayat Perjalanan

Para jemaah diingatkan untuk tetap waspada dan menjaga kesehatan, terutama terhadap gejala penyakit yang kerap muncul setelah perjalanan haji.

Editor: Regina Goldie
TRIBUNNEWS/BIAN HARNANSA
ANCAMAN MERS-COV - Jemaah haji Indonesia mengunakan masker saat ibadah Sa'i dibukit Shafa dan Marwah pada pelaksaan ibadah Haji 2022. Kepala Bidang Kesehatan PPIH Arab Saudi di Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) Makkah, Rabu (15/5/2025). Menghimbau untuk mewaspadai MERS-CoV, penyakit pernapasan serius yang disebabkan oleh virus corona. Jemaah diminta jaga diri dengan memakai masker. (TRIBUNNEWS/BIAN HARNANSA/File FOTO) 

TRIBUNPALU.COM - Setelah menuntaskan seluruh rangkaian ibadah haji, para jemaah akan kembali meninggalkan Tanah Suci dan pulang ke tanah air.

Para jemaah diingatkan untuk tetap waspada dan menjaga kesehatan, terutama terhadap gejala penyakit yang kerap muncul setelah perjalanan haji.

Kepala Bidang Kesehatan PPIH Arab Saudi, dr. Mohammad Imran, MKM, menyarankan agar jemaah yang telah tiba di Indonesia segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan terdekat jika mengalami gejala seperti demam, batuk, pilek, serta sesak napas dalam kurun waktu 14 hari setelah kepulangan dari Tanah Suci.

Ia juga menekankan pentingnya menyampaikan riwayat perjalanan kepada petugas kesehatan agar dapat diberikan penanganan yang tepat dan akurat, terlebih saat ini terdapat kenaikan kasus COVID-19 di beberapa negara.

Baca juga: Donor Darah HUT Bhayangkara ke-79, Polda Sulteng Targetkan Kumpul 270 Kantong

Merujuk pada data COVID-19 di Indonesia hingga minggu ke-23 tahun 2025 mencapai 178 orang terkonfirmasi positif.

“Untuk mewaspadai penyebaran COVID-19, bagi jemaah yang sedang batuk-pilek sejak di Tanah Suci hingga pulang ke Indonesia, jangan lupa pakai masker, rajin mencuci tangan dengan sabun atau hand sanitizer, dan segera melaporkan riwayat perjalanannya ke petugas kesehatan untuk mendapatkan penanganan yang sesuai,” pesan Imran.

Sementara bagi jemaah yang masih menunggu jadwal kepulangan agar tidak memaksakan diri melakukan aktivitas ibadah yang menguras fisik.

Jika harus beraktivitas di luar ruangan saat waktu terik, agar menggunakan payung, semprotan wajah, dan membawa air minum.

Selain itu, bagi jemaah lansia dan yang memiliki komorbid, disarankan untuk mengutamakan ibadah lain yang tidak menguras fisik, seperti bersedekah, berzikir, dan membaca Al-Qur’an.

Lakukan konsultasi kesehatan secara rutin minimal satu kali seminggu, serta minum obat secara teratur sesuai dosis yang dianjurkan. (*)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved