Haji 2025
COVID-19 Meningkat, Jemaah Haji Diimbau Laporkan Riwayat Perjalanan
Para jemaah diingatkan untuk tetap waspada dan menjaga kesehatan, terutama terhadap gejala penyakit yang kerap muncul setelah perjalanan haji.
TRIBUNPALU.COM - Setelah menuntaskan seluruh rangkaian ibadah haji, para jemaah akan kembali meninggalkan Tanah Suci dan pulang ke tanah air.
Para jemaah diingatkan untuk tetap waspada dan menjaga kesehatan, terutama terhadap gejala penyakit yang kerap muncul setelah perjalanan haji.
Kepala Bidang Kesehatan PPIH Arab Saudi, dr. Mohammad Imran, MKM, menyarankan agar jemaah yang telah tiba di Indonesia segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan terdekat jika mengalami gejala seperti demam, batuk, pilek, serta sesak napas dalam kurun waktu 14 hari setelah kepulangan dari Tanah Suci.
Ia juga menekankan pentingnya menyampaikan riwayat perjalanan kepada petugas kesehatan agar dapat diberikan penanganan yang tepat dan akurat, terlebih saat ini terdapat kenaikan kasus COVID-19 di beberapa negara.
Baca juga: Donor Darah HUT Bhayangkara ke-79, Polda Sulteng Targetkan Kumpul 270 Kantong
Merujuk pada data COVID-19 di Indonesia hingga minggu ke-23 tahun 2025 mencapai 178 orang terkonfirmasi positif.
“Untuk mewaspadai penyebaran COVID-19, bagi jemaah yang sedang batuk-pilek sejak di Tanah Suci hingga pulang ke Indonesia, jangan lupa pakai masker, rajin mencuci tangan dengan sabun atau hand sanitizer, dan segera melaporkan riwayat perjalanannya ke petugas kesehatan untuk mendapatkan penanganan yang sesuai,” pesan Imran.
Sementara bagi jemaah yang masih menunggu jadwal kepulangan agar tidak memaksakan diri melakukan aktivitas ibadah yang menguras fisik.
Jika harus beraktivitas di luar ruangan saat waktu terik, agar menggunakan payung, semprotan wajah, dan membawa air minum.
Selain itu, bagi jemaah lansia dan yang memiliki komorbid, disarankan untuk mengutamakan ibadah lain yang tidak menguras fisik, seperti bersedekah, berzikir, dan membaca Al-Qur’an.
Lakukan konsultasi kesehatan secara rutin minimal satu kali seminggu, serta minum obat secara teratur sesuai dosis yang dianjurkan. (*)
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com
| Layanan Haji Khusus Indonesia Tahun 2025 Dinilai Meningkat, Pengawasan Kemenag Berjalan Efektif |
|
|---|
| KUH KJRI Jeddah Umumkan 40 Jemaah Haji Masih Dirawat di Arab Saudi |
|
|---|
| Sebanyak 446 Jemaah Haji asal Indonesia Wafat di Tanah Suci Tahun 2025 |
|
|---|
| DPR Desak Kemenag Usut Tuntas Hilangnya 3 Jemaah Haji Indonesia |
|
|---|
| Haji 2025 Dinilai Gagal Total, DPR Desak KPK Selidiki Dugaan Penyimpangan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palu/foto/bank/originals/gfaus7t79f-ta78f-ta78sasf.jpg)