Jumat, 8 Mei 2026

Banjir dan Longsor di Parimo

BREAKING NEWS: Banjir dan Longsor Terjadi di Lembah Bomban Parimo, Akses Jalan Terputus

Bencana terjadi sekitar pukul 16.20 WITA, setelah hujan dengan intensitas tinggi mengguyur wilayah tersebut sejak siang hari.

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Abdul Humul Faaiz | Editor: Fadhila Amalia
Handover
BANJIR DAN LONGSOR - Hujan deras memicu Banjir dan longsor di Desa Lembah Bomban, Kecamatan Bolano Lambunu, Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, Selasa (17/6/2025) sore. 

Laporan Wartawan TribunPalu.com, Abdul Humul Faaiz

TRIBUNPALU.COM, PARIMO - Hujan deras memicu Banjir dan longsor di Desa Lembah Bomban, Kecamatan Bolano Lambunu, Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, Selasa (17/6/2025) sore.

Bencana terjadi sekitar pukul 16.20 WITA, setelah hujan dengan intensitas tinggi mengguyur wilayah tersebut sejak siang hari.

Baca juga: Polisi Tertibkan Penyaluran BBM Bersubsidi di SPBU Bahodopi: Penggunaan Jerigen Tidak Diperbolehkan

Plt. Kepala BPBD Parigi Moutong, Rivai, membenarkan kejadian tersebut saat dikonfirmasi TrihunPalu.com, Selasa malam.

"Betul, telah terjadi banjir dan longsor di wilayah Lembah Bomban sore tadi," ujar Rivai.

Ia menjelaskan, laporan awal diterima Pusdalops BPBD sekitar pukul 17.19 WITA, satu jam setelah kejadian.

Baca juga: Satlantas Polres Morowali Edukasi Pelajar Soal Tertib Lalulintas di Tiga Sekolah

Satu rumah dilaporkan tertimpa material longsor, sementara beberapa rumah lainnya ikut terendam banjir.

"Akses jalan utama desa juga terputus. Kondisi di lokasi cukup darurat," kata Rivai.

Kata dia, Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD langsung dikerahkan ke lokasi untuk penanganan dan asesmen awal.

BPBD juga telah berkoordinasi dengan aparat desa dan masyarakat untuk respon awal bencana.

Baca juga: Presiden Prabowo Subianto Putuskan Polemik 4 Pulau Masuk Wilayah Aceh

Pendataan jumlah korban terdampak, pengungsi, serta kerusakan rumah masih berlangsung di lapangan.

Masyarakat setempat dilaporkan ikut membantu proses evakuasi ringan dan pengamanan lokasi.

BPBD masih memantau kondisi cuaca karena hujan berpotensi kembali turun di wilayah tersebut.

"Kami terus pantau situasi. Laporan lengkap akan disampaikan setelah asesmen selesai," kata Rivai.

Baca juga: Korupsi Dana Desa Rp1 Miliar Mantan Kades Siatu Berhasil Diringkus, Langsung Bertolak Ke Touna

Langkah lanjutan akan dilakukan berdasarkan kebutuhan mendesak yang ditemukan tim di lapangan.

"Akan kami infokan jika ada informasi terbaru," pungkasnya.(*)

 

(Tribun Breakingnews)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved