Jumat, 8 Mei 2026

PT Vale

PT Vale Indonesia Dukung Pertanian dan Pengembangan SDM di Morowali Sulteng

Pelaksanaan program tersebut dengan koordinasi dan kolaborasi bersama Pemerintah Kabupaten Morowali.

Tayang:
Editor: mahyuddin
PT VALE
PT VALE - PT Vale Indonesia Tbk (PT Vale) melalui proyek Indonesia Growth Project (IGP) Morowali terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung sektor pertanian dan pengembangan sumber daya manusia (SDM) di Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah. 

Laporan Wartawan Tribunpalu.com, Andika Satria Bharata

TRIBUNPALU.COM, MOROWALI – PT Vale Indonesia Tbk (PT Vale) melalui proyek Indonesia Growth Project (IGP) Morowali terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung sektor pertanian dan pengembangan sumber daya manusia (SDM) di Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah.

Dukungan tersebut diwujudkan melalui berbagai program strategis yang menyasar peningkatan ketahanan pangan, pemberdayaan petani, hingga pelatihan vokasional bagi masyarakat lokal.

Lewat program strategisnya itu, PT Vale Indonesia berupaya menciptakan ekosistem yang kondusif bagi pertumbuhan ekonomi lokal dan kesejahteraan masyarakat di Morowali, serta mendukung terciptanya ketahanan pangan yang berkelanjutan

Fokus Penguatan Sektor Pertanian 

PT Vale Indonesia menilai sektor pertanian sebagai pilar penting dalam mewujudkan kemandirian ekonomi masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan. 

Komitmen ini diwujudkan melalui Program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM), yang sejalan dengan 8 Pilar PPM sektor ESDM sesuai Kepmen ESDM Nomor 1824K/30/MEM/2018.

“Investasi di sektor pertanian tidak hanya meningkatkan pendapatan masyarakat, tetapi juga mendukung terbentuknya sistem sosial yang stabil dan inklusif,” ujar Wafir, Head of Bahodopi Project IGP Morowali PT Vale dalam keterangan resminya, Kamis (26/6/2025).

Beberapa program yang telah dijalankan yaitu:

1. Pengembangan pertanian System of Rice Intensification (SRI) organik.

2. Pendampingan dan pelatihan teknik pertanian ramah lingkungan.

3. Bantuan alat dan mesin pertanian seperti mesin pemotong rumput dan pencacah kompos.

4. Fasilitasi sertifikasi pertanian organik berstandar nasional (INOFICE).

5. Pembentukan kelompok tani dan kelembagaan (Pepsoli).

6. Integrasi program pertanian dengan pengembangan UMKM lokal.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved