Rabu, 22 April 2026

Donggala Hari Ini

Pemkab Donggala Gandeng Bank Mandiri Kucurkan KUR, Ringankan Bunga Hingga 50 Persen

Pemkab Donggala secara khusus meminta Bank Mandiri untuk memberikan akses Kredit Usaha Rakyat (KUR) bagi petani, nelayan, dan pelaku UMKM.

Penulis: Misna Jayanti | Editor: Regina Goldie
HANDOVER / HUMAS PEMKAB DONGGALA
UMKM DONGGALA - Pemerintah Kabupaten Donggala gandeng Bank Mandiri untuk meningkatkan kesejahteraan pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), petani, dan nelayan.  

Laporan Wartawan TribunPalu, Misna Jayanti

TRIBUNPALU.COM, DONGGALA - Pemerintah Kabupaten Donggala gandeng Bank Mandiri untuk meningkatkan kesejahteraan pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), petani, dan nelayan. 

Kerja sama ini ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara Pemkab Donggala dan Bank Mandiri, di ruang kerja Bupati Donggala, Kecamatan Banawa, Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah Senin (7/7/2025).

Pemkab Donggala secara khusus meminta Bank Mandiri untuk memberikan akses Kredit Usaha Rakyat (KUR) bagi petani, nelayan, dan pelaku UMKM di seluruh wilayah Donggala

Skema pembiayaan ini dirancang agar lebih mudah dijangkau oleh masyarakat yang selama ini mengalami keterbatasan modal usaha.

Baca juga: Wagub Sulteng Sampaikan Inspektorat Lakukan Pemeriksaan Tuntas Untuk Perbaikan Pemerintahan

Bupati Donggala, Vera Elena Laruni mengatakan inisiatif ini lahir dari keprihatinan terhadap banyaknya petani dan pelaku UMKM yang belum mampu mengembangkan usahanya akibat keterbatasan akses permodalan.

Olehnya, diharapkan dapat menjadi solusi pembiayaan yang mudah dan terjangkau bagi masyarakat.

"Saya berinisiatif mengajak Bank Mandiri untuk mengucurkan KUR. Kami berharap petani, pelaku usaha UMKM, dan nelayan di Donggala dapat terbantu, khususnya untuk pengembangan komoditas jagung, yang menjadi unggulan daerah," ujarnya.

Tidak hanya menyediakan pinjaman modal kerja, Bank Mandiri juga akan menyalurkan dukungan lain dalam bentuk penyediaan bibit, pupuk, serta biaya hidup bagi petani selama masa penanaman. 

Hal ini diharapkan mampu membuat petani lebih fokus mengelola lahannya tanpa terbebani biaya operasional yang kerap menjadi kendala utama.

Vera juga menjelaskan, dalam mekanisme KUR Mandiri ini, bunga pinjaman ditetapkan sebesar 6 persen per tahun. Namun, Pemkab Donggala turut hadir meringankan beban petani dengan mengintervensi setengah dari bunga pinjaman tersebut.

Baca juga: Banjir Landa Desa Kola-kola Kecamatan Banawa Tengah Donggala, Satu Jembatan Rusak Parah

"Melalui KUR Mandiri, bunga pinjaman ditetapkan sebesar 6 persen per tahun. Namun, Pemda akan hadir membantu dengan mengintervensi 50 persen dari bunga tersebut. Artinya, jika pinjaman sebesar Rp100 miliar digulirkan kepada petani, Pemda Donggala akan menanggung 3 persen bunganya sampai petani mampu berproduksi dengan baik," jelas Vera.

Lebih lanjut, Bupati Donggala itu menegaskan bahwa program ini merupakan bentuk kehadiran pemerintah daerah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi rakyat dan memberikan solusi konkret bagi para petani, nelayan, dan pelaku UMKM agar bisa berkembang dan meningkatkan kesejahteraannya. (*)

 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved