Sabtu, 11 April 2026

GEMPA POSO 2025

Gempa Magnitudo 6,0 Guncang Poso, 113 Gempa Susulan Terjadi

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan bahwa pusat gempa berada di darat, tepatnya di sekitar Danau Poso.

Editor: Regina Goldie
HANDOVER
GEMPA POSO - Gempa Bumi berkekuatan magnitudo 6,0 mengguncang wilayah Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah, Kamis malam (24/7/2025).  

TRIBUNPALU.COM - Gempa Bumi berkekuatan magnitudo 6,0 mengguncang wilayah Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah, Kamis malam (24/7/2025). 

Gempa ini dipicu oleh aktivitas sesar aktif yang membentang di wilayah tersebut. Hingga Jumat (25/7/2025) pukul 11.59 WITA, tercatat 113 gempa susulan dengan magnitudo bervariasi antara 1,8 hingga 5,5.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan bahwa pusat gempa berada di darat, tepatnya di sekitar Danau Poso, dengan kedalaman 10 kilometer.

Jenis gempa tergolong gempa dangkal dan termasuk dalam kategori pergeseran mendatar (strike-slip) yang umum terjadi pada sesar darat.

Baca juga: Tindaklanjuti Rekomendasi Gubernur Soal PT CAS, Bupati Morut Tuai Apresiasi Anggota DPRD Sulteng

“Gempa Bumi ini merupakan jenis gempa dangkal akibat aktivitas sesar aktif di zona Sesar Poso,” ujar Kepala Stasiun Geofisika BMKG Palu, Sujabar, saat ditemui di kantornya, Jumat (25/7/2025).

BMKG juga merinci sebaran gempa susulan yang terjadi sejak gempa utama, dengan frekuensi tertinggi tercatat antara pukul 23.00–23.59 WITA sebanyak 15 kali gempa.

Baca juga: DKP Sulteng Susun Arsitektur Kinerja hingga 2029, Sinkronkan dengan Aplikasi Berani Selaras

 Berikut distribusi jumlah gempa susulan dalam beberapa jam setelah gempa utama:

21.00–21.59 WITA: 14 kali
23.00–23.59 WITA: 15 kali
00.00–00.59 WITA: 8 kali
01.00–01.59 WITA: 8 kali
02.00–02.59 WITA: 9 kali
03.00–03.59 WITA: 4 kali
04.00–04.59 WITA: 4 kali
05.00–05.59 WITA: 4 kali
06.00–06.59 WITA: 5 kali
07.00–07.59 WITA: 3 kali
08.00–08.59 WITA: 7 kali
09.00–09.59 WITA: 2 kali
10.00–10.59 WITA: 5 kali
11.00–11.59 WITA: 4 kali

Menurut Sujabar, zona sesar yang menjadi sumber gempa dikenal sebagai Sesar Poso, yang membentang dari Kota Poso hingga Danau Poso.

Sesar ini telah tercatat aktif dan pernah memicu gempa besar sebelumnya.

“Pada tahun 2007 wilayah ini pernah diguncang gempa yang lebih besar. Bahkan, pada 14 Juli lalu juga terjadi gempa dengan magnitudo 5,3,” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa gempa utama kali ini berpotensi memicu pergerakan sesar lainnya karena kondisi geologi Sulawesi Tengah yang kompleks.

Baca juga: Bupati Buol Usulkan Kawasan Industri Kelapa, Siap Tarik Investor

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved