Selasa, 19 Mei 2026

Parigi Moutong Hari Ini

Bupati Parimo Tegaskan Penertiban Tambang Ilegal Demi Cegah Wabah Malaria

Bupati menyatakan akan memerintahkan seluruh jajaran di tingkat kecamatan dan desa untuk menutup lubang-lubang bekas tambang.

Tayang:
Penulis: Abdul Humul Faaiz | Editor: Fadhila Amalia
Handover
ILUSTRASI - Bupati Parigi Moutong, Erwin Burase, menegaskan komitmennya untuk menertibkan tambang emas ilegal yang diduga menjadi sumber penyebaran penyakit malaria di wilayahnya. Pernyataan itu disampaikan saat audiensi bersama perwakilan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI, Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Tengah, dan sejumlah pihak terkait, menyusul peningkatan kasus malaria dalam beberapa bulan terakhir. 

Laporan Wartawan TribunPalu.com, Abdul Humul Faaiz

TRIBUNPALU.COM, PARIMO – Bupati Parigi Moutong, Erwin Burase, menegaskan komitmennya untuk menertibkan tambang emas ilegal yang diduga menjadi sumber penyebaran penyakit malaria di wilayahnya.

Pernyataan itu disampaikan saat audiensi bersama perwakilan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI, Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Tengah, dan sejumlah pihak terkait, menyusul peningkatan kasus malaria dalam beberapa bulan terakhir.

Baca juga: Lubang Tambang di Parigi Moutong Picu Malaria, Erwin Burase: Harus Ditutup

“Saya memang sudah dengar kasus ini sebelumnya, tapi belum dapat laporan resmi dari Dinas Kesehatan,” ujar Erwin dalam pertemuan yang digelar di Parigi, Rabu (6/8/2025).

Menurutnya, meski belum menerima laporan resmi sebelumnya, setelah mendengar pemaparan berbagai pihak, termasuk dari Kemenkes, pihaknya akan segera mengambil tindakan tegas, termasuk penertiban tambang tanpa izin.

Perwakilan Kemenkes RI dalam kesempatan itu mengungkapkan bahwa penyebaran malaria di Parigi Moutong diduga kuat berasal dari area pertambangan yang melibatkan pekerja dari luar daerah.

“Parasit malaria terbawa oleh para pekerja, lalu menyebar melalui nyamuk yang berkembang biak di genangan air bekas tambang,” jelas mereka.

Baca juga: Harga HP Xiaomi Terbaru Agustus: Xiaomi 15 Ultra, Redmi Note 14, Redmi 14C, Xiaomi 14T Pro

Menanggapi hal itu, Bupati menyatakan akan memerintahkan seluruh jajaran di tingkat kecamatan dan desa untuk menutup lubang-lubang bekas tambang yang menampung air hujan.

“Kalau genangan air di lokasi tambang memang jadi sumbernya, segera kita tutup lubang-lubang itu,” tegas Erwin.

Ia juga menyatakan kesiapan Pemda untuk menutup tambang ilegal jika terbukti menjadi sumber penyebaran penyakit.

“Kalau lubangnya tidak ditutup, maka tambangnya yang akan kita tutup,” lanjutnya.

Baca juga: Harga HP Samsung Terbaru Agustus: Galaxy Z Fold 7, Galaxy Z Flip 7, Galaxy A06 5G, Galaxy S25 Ultra

Pemerintah Daerah akan segera menerbitkan surat edaran resmi kepada seluruh camat dan kepala desa untuk mengambil langkah cepat mencegah penyebaran malaria, termasuk menutup semua genangan air yang berpotensi menjadi sarang nyamuk.

Bupati juga mengingatkan, daerah yang sudah berstatus eliminasi malaria bisa kehilangan status tersebut jika tidak segera menanggulangi wabah dengan serius.

“Saya minta seluruh camat dan kepala desa mengimbau masyarakat menutup semua lubang yang tergenang air,” pungkasnya.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved