Kamis, 4 Juni 2026

Modus Eks Kepala BGN Dadan Cs Perkaya Diri dari MBG, Raup Miliaran Per Hari Lewat Yayasan Afiliasi

Kejaksaan Agung (Kejagung) mengungkap modus mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana bersama dua wakilnya

Tayang:
Editor: Lisna Ali
kolase Tribunbekasi/Kompas.com
TERSANGKA - Kejaksaan Agung (Kejagung) mengungkap modus mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana bersama dua wakilnya, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya, atas dugaan Korupsi program Makan Bergizi Gratis (MBG). 

Pada Selasa (2/6/2026) malam, Dadan dicopot dari jabatan Kepala BGN bersama dua wakilnya, Lodewyk Pusung dan Sonny Sonjaya.

Pemerintah kemudian menunjuk Nanik Sudaryati Deyang sebagai kepala baru BGN serta mengangkat Agustina Arumsari dan Mayjen TNI Trenggono sebagai wakil kepala.

Pengeledahan Kantor BGN

Tak lama setelah Dadan dan dua wakilnya dicopot, tim Kejaksaan Agung menggeledah Kantor BGN pada Rabu (3/6/2026) dini hari pukul 02.00 WIB.

Penggeledahan Kantor BGN terjadi sekitar 12 jam setelah Presiden Prabowo Subianto mencopot Kepala BGN Dadan Hindayana  dan dua wakilnya.

Pantauan Tribunnews.com, pengamanan oleh sekuriti gedung cukup ketat. Tak sembarang orang bisa masuk ke dalam selain karyawan BGN.

Pagarnya tertutup rapat hanya terlihat sejumlah orang yang mondar-mandir di bagian lobby kantor.

"Penggeledahan tadi informasinya dari jam 2, ini masih berlangsung," kata seorang sekuriti saat ditemui Tribunnews.com, Rabu siang.

Ia mengaku tidak mengetahui banyak soal penggeledahan karena masuk pergantian shift dengan sekuriti yang lainnya.

Namun, ia mendengar informasi kemungkinan penggeledahan dilakukan di ruangan pimpinan BGN yang berada di lantai atas.

"Kemungkinan iya (di ruangan pimpinan). Soalnya karyawan tuh udah ga bisa akses lantai atas," jelasnya.

"Iya, penyidik Pidsus Kejaksaan Agung benar melakukan penggeledahan di kantor BGN," kata Plh Kapuspenkum Kejaksaan Agung, Mohammad Jeffry saat dikonfirmasi pada Rabu pagi.

Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan alasan mencopot   Dadan Hindayana dan dua wakil yakni Lodewijk Pusung dan Sony Sanjaya.

Prabowo mengatakan dirinya mencopot pimpinan lembaga yang menjalankan program Makan Bergizi Gratis (MBG) tersebut setelah bertemu dengan Kepala Badan Pemeriksa Keuangan Pemerintah (BPKP) Muhammad Yusuf Ateh dan juga Kepala Kepala Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) Ivan Yustiavandana.

Dirinya memanggil kedua pejabat tersebut untuk meminta agar dilakukan penelusuran terhadap dugaan penyimpangan di BGN.

Ia meminta hal tersebut setelah sebelumnya banyak mendapat laporan miring mengenai BGN.

Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved