Jumat, 12 Juni 2026

Cuaca Ekstrem Sulteng

Cuaca Ekstrem Picu Banjir di Palu–Donggala, Flyover Pantoloan Terendam hingga Betis

Pantauan TribunPalu.com, hujan mulai turun dengan intensitas tinggi sejak pukul 08.45 WITA hingga sekitar pukul 13.30 WITA. 

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Zulfadli | Editor: Fadhila Amalia
TribunPalu/Zulfadli/Zulfadli
BANJIR - Hujan deras kembali mengguyur wilayah Kota Palu dan Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah, Minggu (11/1/2026).  

Laporan Wartawan TribunPalu.com, Zulfadli

TRIBUNPALU.COM, PALU, – Hujan deras kembali mengguyur wilayah Kota Palu dan Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah, Minggu (11/1/2026). 

Curah hujan tinggi turun sejak pagi hari menyebabkan sejumlah wilayah terdampak banjir, salah satunya Jalan Layang Flyover Pantoloan, Kecamatan Tawaeli, Kota Palu.

Pantauan TribunPalu.com, hujan mulai turun dengan intensitas tinggi sejak pukul 08.45 WITA hingga sekitar pukul 13.30 WITA. 

Baca juga: Donggala Dilanda Banjir Hebat, Tiga Desa Terisolir dan Infrastruktur Rusak

Akibatnya, genangan air setinggi lutut orang dewasa menutup badan jalan di Flyover Pantoloan, tepatnya di depan Kantor KPP Kelas III Palu.

Tak hanya menggenangi jalan, air banjir juga masuk ke kawasan kontainer yang berada di depan Kantor KKP Kelas III Palu. 

Kondisi tersebut sempat menyebabkan arus lalu lintas di kawasan itu tersendat akibat tingginya genangan air.

Hingga pukul 15.00 WITA, area di depan gerbang kawasan Pelabuhan Pantoloan dilaporkan masih terendam banjir setinggi betis orang dewasa. 

Kendaraan roda dua maupun roda empat tampak mengantre untuk melintasi genangan banjir di ujung flyover tersebut.

Petugas dari Basarnas bersama unsur TNI/Polri terlihat berada di lokasi untuk membantu pengendara sepeda motor melintasi rendaman banjir.

Pelabuhan Pantoloan banjir selutut
Suasana Banjir yang merendam di area fly over Pantoloan, Kelurahan Pantoloan, Kecamatan Pantoloan, Kota Palu, Minggu (11/1/2026) sore. (ZULFADLI/TRIBUNPALU)

Selain Kota Palu, banjir juga dilaporkan melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Donggala. 

Baca juga: Pohon Tumbang Tutup Akses Jalan Trans Sulawesi di Morowali Utara, Polisi Sigap Evakuasi

Di antaranya Desa Wani 1, Desa Wani 2, Desa Wani 3, dan Desa Wani Lumbumpetigo, Kecamatan Tanantovea, serta Desa Labuan Kungguma, Kecamatan Labuan.

Berdasarkan laporan yang disampaikan Kepala Stasiun Meteorologi Mutiara Sis Al Jufri Palu, Taufik Hidayah, banjir di Kecamatan Tanantovea terjadi pada Minggu (11/1/2026) sekitar pukul 11.35 WITA.

Hujan deras dengan intensitas sedang hingga lebat disertai angin kencang menyebabkan debit air sungai meningkat dan meluap.

Luapan air sungai tersebut merusak pondasi dudukan jembatan hingga menyebabkan jembatan penghubung Desa Wani 3 menuju Desa Labuan Kungguma terputus. 

Sumber: Tribun Palu
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved