Cuaca Ekstrem Sulteng
Cuaca Ekstrem Picu Banjir di Palu–Donggala, Flyover Pantoloan Terendam hingga Betis
Pantauan TribunPalu.com, hujan mulai turun dengan intensitas tinggi sejak pukul 08.45 WITA hingga sekitar pukul 13.30 WITA.
Penulis: Zulfadli | Editor: Fadhila Amalia
Laporan Wartawan TribunPalu.com, Zulfadli
TRIBUNPALU.COM, PALU, – Hujan deras kembali mengguyur wilayah Kota Palu dan Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah, Minggu (11/1/2026).
Curah hujan tinggi turun sejak pagi hari menyebabkan sejumlah wilayah terdampak banjir, salah satunya Jalan Layang Flyover Pantoloan, Kecamatan Tawaeli, Kota Palu.
Pantauan TribunPalu.com, hujan mulai turun dengan intensitas tinggi sejak pukul 08.45 WITA hingga sekitar pukul 13.30 WITA.
Baca juga: Donggala Dilanda Banjir Hebat, Tiga Desa Terisolir dan Infrastruktur Rusak
Akibatnya, genangan air setinggi lutut orang dewasa menutup badan jalan di Flyover Pantoloan, tepatnya di depan Kantor KPP Kelas III Palu.
Tak hanya menggenangi jalan, air banjir juga masuk ke kawasan kontainer yang berada di depan Kantor KKP Kelas III Palu.
Kondisi tersebut sempat menyebabkan arus lalu lintas di kawasan itu tersendat akibat tingginya genangan air.
Hingga pukul 15.00 WITA, area di depan gerbang kawasan Pelabuhan Pantoloan dilaporkan masih terendam banjir setinggi betis orang dewasa.
Kendaraan roda dua maupun roda empat tampak mengantre untuk melintasi genangan banjir di ujung flyover tersebut.
Petugas dari Basarnas bersama unsur TNI/Polri terlihat berada di lokasi untuk membantu pengendara sepeda motor melintasi rendaman banjir.
Selain Kota Palu, banjir juga dilaporkan melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Donggala.
Baca juga: Pohon Tumbang Tutup Akses Jalan Trans Sulawesi di Morowali Utara, Polisi Sigap Evakuasi
Di antaranya Desa Wani 1, Desa Wani 2, Desa Wani 3, dan Desa Wani Lumbumpetigo, Kecamatan Tanantovea, serta Desa Labuan Kungguma, Kecamatan Labuan.
Berdasarkan laporan yang disampaikan Kepala Stasiun Meteorologi Mutiara Sis Al Jufri Palu, Taufik Hidayah, banjir di Kecamatan Tanantovea terjadi pada Minggu (11/1/2026) sekitar pukul 11.35 WITA.
Hujan deras dengan intensitas sedang hingga lebat disertai angin kencang menyebabkan debit air sungai meningkat dan meluap.
Luapan air sungai tersebut merusak pondasi dudukan jembatan hingga menyebabkan jembatan penghubung Desa Wani 3 menuju Desa Labuan Kungguma terputus.
Flyover Pantoloan
Kota Palu
Kelurahan Pantoloan
Kecamatan Tawaeli
KPP Kelas III Palu
Kabupaten Donggala
Sulawesi Tengah
Pelabuhan Pantoloan
Desa Wani
BMKG
| Jembatan Penyeberangan Rusak di Donggala, DPRD Minta Penanganan Darurat |
|
|---|
| TNI-Polri Gotong Royong Pulihkan Lingkungan Desa Wani Dua Donggala Pascabanjir |
|
|---|
| BPBD Donggala Prioritaskan Evakuasi dan Bantuan Logistik Warga Terisolir Akibat Longsor |
|
|---|
| 400 Warga Donggala Terisolir Akibat Putusnya Jembatan dan Jalan Akibat Banjir-Longsor |
|
|---|
| Banjir Disertai Gelondongan Kayu Terjang Wilayah Donggala, Warga Soroti Illegal Logging di Hulu |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palu/foto/bank/originals/Cuaca-Ekstrem-Picu-Banjir-di-PaluDonggala-Flyover-Pantoloan-Terendam-hingga-Betis.jpg)