Cuaca Ekstrem Sulteng
30 KK Terdampak Banjir di Pantoloan Kota Palu, Terparah Sejak 2 Dekade
Banjir kali ini merupakan kejadian langka yang terakhir terjadi puluhan tahun lalu.
Laporan Wartawan TribunPalu.com, Zulfadli
TRIBUNPALU.COM, PALU – Banjir melanda Kelurahan Pantoloan, Kecamatan Palu Utara, Kota Palu, Minggu (11/1/2026), setelah hujan deras mengguyur wilayah tersebut sejak pagi hari.
Sedikitnya sekitar 30 kepala keluarga (KK) terdampak, dengan RW 1 menjadi wilayah terparah.
Genangan air merendam permukiman warga hingga badan Jalan Trans Sulawesi, menyebabkan arus lalulintas sempat terhambat, khususnya di jalur flyover Pantoloan.
Pantauan di lapangan, banjir terjadi di beberapa titik, di antaranya RW 1, RW 7, dan RW 8.
Namun, kondisi terparah terjadi di RW 1, ketinggian air sempat menghambat akses kendaraan di jalur flyover.
Baca juga: Cuaca Ekstrem Picu Banjir di Palu–Donggala, Flyover Pantoloan Terendam hingga Betis
Pelaksana Harian Lurah Pantoloan Fakhruddin mengatakan, hujan mulai turun sejak pukul 06.00 Wita dan menyebabkan air meluap ke permukiman warga.
“Tadi sekitar pagi jam 06.00 begitu mulai hujan dan sampai sekarang ini kami ini sudah mulai surut,” ujar Fakhruddin.
Ia menyebutkan, sedikitnya sekitar 30 KK terdampak banjir, khususnya di RW 1.
Menurutnya, Banjir kali ini merupakan kejadian langka dan terparah dalam dua dekade terakhir.
“Sempat tidak bisa dilalui tadi air tinggi, sekarang sudah mulai surut,” kata Fakhruddin.
Fakhruddin memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, meski sejumlah warga mengalami kerugian materi akibat banjir.
Seorang warga terdampak, Abdul Rafik Qadir, mengatakan air mulai naik sejak dini hari sekitar pukul 04.00 Wita dan perlahan masuk ke dalam rumahnya.
“Air naik itu dari jam-jam 04.00, jam 04.00 sudah naik sudah meluap,” tutur Abdul Rafik.
Ia menyebut Banjir kali ini merupakan yang terparah dibandingkan kejadian sebelumnya.
| Jembatan Penyeberangan Rusak di Donggala, DPRD Minta Penanganan Darurat |
|
|---|
| TNI-Polri Gotong Royong Pulihkan Lingkungan Desa Wani Dua Donggala Pascabanjir |
|
|---|
| BPBD Donggala Prioritaskan Evakuasi dan Bantuan Logistik Warga Terisolir Akibat Longsor |
|
|---|
| 400 Warga Donggala Terisolir Akibat Putusnya Jembatan dan Jalan Akibat Banjir-Longsor |
|
|---|
| Banjir Disertai Gelondongan Kayu Terjang Wilayah Donggala, Warga Soroti Illegal Logging di Hulu |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palu/foto/bank/originals/Banjir-Pantoloan-Palu-2026.jpg)