Palu Hari Ini
Pemkot Palu Dorong Magang Guru dan Kepala Sekolah hingga ke Malaysia
Ia menjelaskan, program magang guru dan kepala sekolah menjadi salah satu faktor yang berkontribusi.
Penulis: Robit Silmi | Editor: Regina Goldie
Ringkasan Berita:
- Pemerintah Kota Palu mendorong peningkatan kualitas pendidikan dengan program magang guru dan kepala sekolah yang bekerja sama dengan Sampoerna Foundation.
- Program ini telah berjalan sejak masa kepemimpinan Wali Kota Hadianto Rasyid dan mencakup magang nasional serta internasional.
- Program magang bertujuan untuk meningkatkan manajemen pendidikan dan proses pembelajaran di sekolah-sekolah Kota Palu.
Laporan Wartawan TribunPalu.com, Robit Silmi
TRIBUNPALU.COM, PALU - Pemerintah Kota Palu terus mendorong peningkatan kualitas pendidikan melalui program magang guru dan kepala sekolah, baik di tingkat nasional maupun internasional.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Palu, Hardi, mengatakan program tersebut merupakan hasil kerja sama Pemerintah Kota Palu dengan Sampoerna Foundation yang telah berjalan sejak awal kepemimpinan Wali Kota Palu, Hadianto Rasyid.
“Magang kepala sekolah ini sejak kepemimpinan Hadianto Rasyid periode awal sudah jalan, tapi masih dilaksanakan secara nasional,” ujar Hardi saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (2/2/2026).
Baca juga: 4 Unit ETLE Masih di Palu, Polda Sulteng Minta Gubernur Instruksikan Pemasangan ETLE di Kabupaten
Ia menjelaskan, program magang guru dan kepala sekolah menjadi salah satu faktor yang berkontribusi dalam peningkatan rapor pendidikan Kota Palu.
“Jadi salah satu yang menaikkan rapor pendidikan Kota Palu dari magang kepala sekolah ini juga, magang guru dan magang kepala sekolah,” jelasnya.
Menurut Hardi, melalui program magang, para guru dan kepala sekolah dapat belajar langsung proses pembelajaran dan manajemen pendidikan dari luar daerah hingga luar negeri.
Ia menuturkan, pengalaman tersebut sangat bermanfaat untuk memotivasi guru dan kepala sekolah dalam meningkatkan kualitas pengelolaan sekolah.
“Proses pembelajaran dan manajemen sangat bermanfaat untuk memotivasi guru dan kepala sekolah, bagaimana guru merancang pembelajaran, bagaimana menyusun visi misinya, bagaimana budaya praktik sekolah, bagaimana branding sekolah yang membedakan sekolah lain,” lanjut Hardi.
Baca juga: ETLE di Sulteng Baru 4 Unit, Dirlantas: Belum Maksimal
Ia menekankan, inti dari program magang adalah penguatan kemampuan manajerial guru dan kepala sekolah, termasuk peran guru sebagai pemimpin pembelajaran di kelas.
Sehingga dengan pembelajaran berkualitas tentu akan menghasilkan peserta didik yang berkualitas.
Selain itu, Hardi juga menyoroti pentingnya kolaborasi antara sekolah, orang tua, dan masyarakat.
“Bagaimana juga guru berkolaborasi dengan orang tua siswa, sekolah lain, masyarakat. Karena memajukan pendidikan itu harus kolaborasi, tidak bisa berjalan sendiri,” ujarnya.
| Hasil Koordinasi Bapenda Palu dengan Dinas ESDM Sulteng: Belum Ada Galian C Kantongi RKAB |
|
|---|
| Buktikan Usia Bukan Halangan, Pensiunan Guru Asal Sidrap Gowes 700 Km dari Palu |
|
|---|
| SDN 3 Palu Terbukti Hasilkan Murid Berprestasi di Berbagai Bidang |
|
|---|
| SMPN 4 Palu Beri Penghargaan Siswa Berprestasi Saat Perpisahan Kelas IX |
|
|---|
| Bawa Sabu 0,473 Gram, Dua Pria Asal Sigi Diciduk di Palu |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palu/foto/bank/originals/Photoroom_20260202_133212jpeg.jpg)