Sabtu, 18 April 2026

Palu Hari Ini

Rencana Pembukaan Dua Arah Jembatan Palu 1 dan 3, Truk Besar Dilarang Lewat

Rencana ini diharapkan dapat mendistribusikan kendaraan lebih merata, meningkatkan mobilitas warga, dan mengurangi biaya operasional perjalanan.

Editor: Fadhila Amalia
TribunPalu.com
PEMBUKAAN DUA ARAH JEMBATAN - Pemerintah Kota Palu melalui Dinas Perhubungan sedang mengkaji rencana pengembalian fungsi Jembatan Palu I dan Jembatan Palu III menjadi dua arah, dengan pertimbangan utama untuk efisiensi penggunaan bahan bakar minyak (BBM) dan waktu tempuh masyarakat. 
Ringkasan Berita:
  • Pemkot Palu mengkaji pengembalian fungsi Jembatan Palu I dan III menjadi dua arah untuk mengurangi jarak tempuh kendaraan dan mempermudah mobilitas warga.
  • Kebijakan ini akan dibarengi dengan pengetatan kendaraan logistik, terutama truk besar, untuk menjaga kelancaran lalu lintas dan keselamatan di dalam kota.
  • Rencana tersebut belum menjadi keputusan final dan masih menunggu koordinasi dengan Dinas PU, Satlantas Polresta Palu, dan Jasa Raharja/

TRIBUNPALU.COM, PALU – Dinas Perhubungan Palu sedang mengkaji rencana pengembalian fungsi Jembatan Palu I dan Jembatan Palu III menjadi dua arah, dengan pertimbangan utama untuk efisiensi penggunaan Bahan Bakar Minyak (BBM) dan waktu tempuh masyarakat.

Kepala Dinas Perhubungan Palu, Trisno Yunianto, menjelaskan bahwa skema dua arah akan membantu mengurangi jarak tempuh kendaraan, sehingga pengendara tidak perlu mengambil rute memutar lebih panjang saat menyeberang dari Palu Barat ke Palu Timur atau sebaliknya. 

“Alasan mendasarnya agar tidak terjadi penumpukan kendaraan di satu ruas jalan saja. Selain itu, ini demi efisiensi, mempermudah jarak tempuh masyarakat sehingga lebih hemat BBM,” ujar Trisno, Selasa (7/4/2026).

Baca juga: Zodiak Cinta Kamis 9 April 2026: Virgo Refleksi Kisah Cintamu, Aquarius Jangan Cari Masalah

Jembatan Palu I menghubungkan Jl. Gajah Mada dengan Jl. Sultan Hasanuddin, sedangkan Jembatan Palu III menghubungkan Jl. Kimaja dengan Jl. KH Wahid Hasyim.

Rencana ini diharapkan dapat mendistribusikan kendaraan lebih merata, meningkatkan mobilitas warga, dan mengurangi biaya operasional perjalanan.

Namun, kebijakan ini tidak berdiri sendiri.

Trisno menegaskan bahwa penerapannya akan dibarengi dengan pengetatan kendaraan logistik, khususnya truk besar, agar lalu lintas di dalam kota tetap aman dan lancar. 

“Ini satu paket dengan kebijakan larangan truk besar masuk ke dalam kota. Jadi ketika kendaraan berat sudah kita arahkan keluar jalur kota, rekayasa di jembatan ini baru bisa dimaksimalkan,” jelasnya.

Saat ini, rencana tersebut masih dalam tahap pembahasan dan belum menjadi keputusan final.

Baca juga: Prakiraan Cuaca Sulteng, Rabu 8 April 2026: Hujan Ringan di Beberapa Daerah, Mayoritas Berawan

Dinas Perhubungan Palu masih berkoordinasi dengan sejumlah pihak, termasuk Dinas Pekerjaan Umum, Satlantas Polresta Palu, dan Jasa Raharja, untuk memastikan aspek teknis dan keselamatan.

Trisno Yunianto meminta masyarakat bersabar, dengan kemungkinan keputusan final akan diumumkan satu hingga dua minggu ke depan.

Rencana ini diharapkan menjadi solusi untuk meningkatkan efisiensi lalu lintas di Kota Palu sekaligus memberikan kenyamanan bagi masyarakat dalam beraktivitas sehari-hari.(*)

Sumber: Tribun Palu
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved