Palu Hari Ini
Lapas Kelas II Palu Gelar Razia, Barang Terlarang Warga Binaan Jadi Sasaran
Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Palu kembali menggelar razia untuk mengantisipasi peredaran narkotika dan barang terlarang di lingkungan
TRIBUNPALU.COM - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Palu kembali menggelar razia untuk mengantisipasi peredaran narkotika dan barang terlarang di lingkungan lapas, Minggu (24/5/2026) malam.
Razia tersebut melibatkan petugas gabungan dari Lapas Kelas IIA Palu bersama Tim Jaguar Polresta Palu.
Pantauan TribunPalu.com di lokasi, petugas menyisir setiap sudut blok hunian warga binaan guna mencari barang-barang yang tidak seharusnya berada di dalam lapas.
Dalam penggeledahan itu, petugas menemukan tiga unit smartphone serta sejumlah benda yang berpotensi disalahgunakan, seperti potongan besi, paku, pisau, hingga korek api.
Kepala Lapas Kelas IIA Palu, Makmur, mengatakan razia tersebut merupakan kegiatan rutin sebagai bentuk komitmen pihak lapas dalam mencegah peredaran narkoba di dalam lapas.
“Kegiatan ini merupakan kegiatan rutin kami di Lapas Kelas IIA Palu. Ini adalah bentuk komitmen kami dalam menjaga dan mencegah peredaran narkoba di dalam lapas,” kata Makmur.
Ia menyebut, pihaknya sengaja menggandeng aparat penegak hukum (APH) dalam pelaksanaan razia guna memperkuat pengawasan di lingkungan lapas.
“Alhamdulillah, malam ini kami menggandeng teman-teman APH untuk melaksanakan penggeledahan,” ujarnya.
Makmur mengungkapkan, dari hasil penggeledahan petugas menemukan tiga unit handphone dan sejumlah benda tajam lainnya.
“Hasil penggeledahan yang tadi sudah kita saksikan bersama, ditemukan tiga unit HP serta beberapa alat atau benda tajam lainnya seperti paku, sendok, dan sebagainya,” jelasnya.
Menurutnya, meski razia rutin dilakukan, upaya memasukkan barang-barang terlarang ke dalam lapas masih tetap terjadi.
Ia menduga barang-barang tersebut masuk melalui pihak keluarga warga binaan yang berupaya menyelundupkannya.
“Namanya manusia, mungkin ada keluarga yang tetap berusaha memasukkan barang-barang tersebut. Karena itu kami terus berupaya mencari barang-barang yang dilarang berada di dalam lapas,” katanya.
Makmur juga menegaskan, kejadian peredaran narkotika di sejumlah lapas daerah lain menjadi perhatian pihaknya agar kasus serupa tidak terjadi di Lapas Kelas IIA Palu.
“Kejadian di tempat lain tentu menjadi pengalaman bagi kami. Kami berharap kejadian seperti itu tidak terjadi di tempat kami,” ucapnya.
| FSPIM Sulteng Bentuk Kepengurusan DPW di Palu, Soroti Upah Tenaga Kesehatan di Bawah Rata-Rata |
|
|---|
| Blusukan ke Jalan Langsat, Wawali Palu Imelda Liliana Tegur Warga Bakar Sampah di Permukiman |
|
|---|
| Cuaca Ekstrem dan Minim Pasokan Picu Kenaikan Harga Cabai di Kota Palu |
|
|---|
| Permainan Tradisional Palu Hadirkan Nostalgia Masa Kecil, Farha : Suasana Yang Paling Dirindukan |
|
|---|
| Hadirkan Permainan Tradisional Bagi Warga Palu, Tim Ayo Bermain Palu: Simpan HP mu, Kamai Momore |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palu/foto/bank/originals/razia23656.jpg)