Palu Hari Ini
Kasus HIV/AIDS di Palu Tembus 2.024, Dinkes Imbau Warga Berisiko Segera Periksa Diri
Kasus HIV/AIDS pertama kali ditemukan di Kota Palu pada tahun 2002 dan hingga kini masih menjadi perhatian serius pemerintah daerah.
Penulis: Zulfadli | Editor: Fadhila Amalia
Ringkasan Berita:
- Dinas Kesehatan Kota Palu mengimbau masyarakat yang merasa memiliki faktor risiko penularan HIV/AIDS agar segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan untuk deteksi dini.
- Hingga April 2026, jumlah kumulatif kasus HIV/AIDS di Kota Palu telah mencapai 2.024 kasus sejak pertama kali ditemukan pada 2002.
- Dinkes terus memperkuat upaya pencegahan melalui edukasi, layanan tes HIV (VCT), terapi ARV, serta program PrEP, PEP, dan PMTCT guna menekan penyebaran HIV/AIDS di Kota Palu.
Laporan Wartawan TribunPalu.com, Zulfadli
TRIBUNPALU.COM, PALU – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Palu mencatat jumlah kumulatif kasus HIV/AIDS yang ditemukan di wilayah Kota Palu mencapai 2.024 kasus sejak tahun 2002 hingga April 2026.
Data tersebut diungkapkan Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Bidang Pengendalian Penyakit Dinkes Kota Palu, Siti Fitriani, saat ditemui di ruang kerjanya di Jl Balai Kota, Kelurahan Tanamodindi, Kecamatan Mantikulore, Kota Palu, Selasa (9/6/2026).
Siti mengatakan, kasus HIV/AIDS pertama kali ditemukan di Kota Palu pada tahun 2002 dan hingga kini masih menjadi perhatian serius pemerintah daerah.
Baca juga: Dalam Tiga Hari, Polisi Cokok Dua Pengedar Sabu di Masama Banggai
“Sejak ditemukan pertama kali suspek HIV pada tahun 2002 sampai April 2026, jumlah kasus yang tercatat mencapai 2.024 kasus,” ujarnya.
Menurut Siti, kelompok usia produktif menjadi kelompok yang paling rentan terpapar HIV berdasarkan temuan yang dihimpun Dinkes Palu.
Ia menjelaskan, seluruh data kasus tersebut berasal dari laporan 14 puskesmas yang tersebar di Kota Palu.
Berdasarkan data Dinkes Palu, tren temuan kasus HIV/AIDS menunjukkan peningkatan signifikan dalam beberapa tahun terakhir.
Pada 2021 tercatat sebanyak 113 kasus, kemudian meningkat menjadi 184 kasus pada 2022 dan mencapai puncaknya pada 2023 dengan 245 kasus.
Jumlah kasus sempat menurun menjadi 199 kasus pada 2024, namun kembali meningkat menjadi 225 kasus pada 2025.
Sementara hingga April 2026, telah ditemukan 54 kasus baru.
Baca juga: PELNI Palu Ingatkan Warga Beli Tiket Lewat Kanal Resmi, Waspadai Penipuan
Jika diakumulasikan, selama periode 2021 hingga 2025 terdapat 966 kasus HIV/AIDS ditemukan di Kota Palu.
Jumlah tersebut setara hampir 48 persen dari total 2.024 kasus yang tercatat sejak 2002, menunjukkan bahwa hampir separuh temuan kasus HIV/AIDS di Kota Palu teridentifikasi dalam lima tahun terakhir.
Selain itu, data juga memperlihatkan peningkatan yang cukup tajam dibandingkan periode sebelumnya.
Pada 2012 tercatat 47 kasus, kemudian melonjak menjadi 97 kasus pada 2013 dan sejak 2017 jumlah temuan kasus konsisten berada di atas 100 kasus per tahun.
Kota Palu
Dinkes Palu
HIV
AIDS
HIV/Aids
Dinas Kesehatan (Dinkes)
Kelurahan Tanamodindi
Kecamatan Mantikulore
Siti Fitriani
| Edukasi hingga Skrining Jadi Fokus Pemkot Palu dalam Pencegahan HIV/AIDS |
|
|---|
| PELNI Jamin Harga Tiket Kapal Tetap Normal Meski BBM Naik |
|
|---|
| Mau Liburan? PELNI Palu Siapkan Diskon Tiket Kapal 30 Persen Hingga Agustus 2026 |
|
|---|
| Wawali Palu Imelda Liliana Ungkap Ada Penderita HIV/AIDS Terpapar Sejak Usia SD |
|
|---|
| Jumlah HIV/AIDS di Kota Palu Meningkat, Kini Capai 2.024 Kasus |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palu/foto/bank/originals/Kasus-HIVAIDS-di-Palu-Tembus-2024-76556.jpg)