Banjir Balinggi Parimo
Banjir di Balinggi Jati Parimo Ancam Gagal Panen, Petani dan Ketahanan Pangan Terancam
Kepala Pelaksana BPBD Parigi Moutong, Rivai, mengatakan air meluap akibat tanggul Sungai Tapiau jebol di beberapa titik.
|
Penulis: Abdul Humul Faaiz | Editor: Fadhila Amalia
Faaiz/TribunPalu
BANJIR TERJANG DESA BALINGGI - Banjir melanda Desa Balinggi Jati, Kecamatan Balinggi, Kabupaten Parigi Moutong, usai tanggul Sungai Tapiau jebol pada Selasa (19/8/2025) malam.
Desa Balinggi dikenal sebagai daerah dengan potensi pertanian yang besar.
Desa ini memiliki produksi dan luas panen kakao yang tinggi dibandingkan dengan desa-desa lain di kecamatan yang sama.
Selain kakao, ada juga potensi di sektor pertanian lainnya seperti padi sawah.
Sektor pertanian di desa ini rentan terhadap bencana, seperti banjir yang dapat merusak tanggul sungai dan mengancam produktivitas pangan.
Kecamatan Balinggi secara keseluruhan memiliki keberagaman suku dan agama, menjadikannya kecamatan dengan populasi umat Hindu terbanyak di Kabupaten Parigi Moutong. (*)
Berita Terkait: #Banjir Balinggi Parimo
| Petani Balinggi Jati Desak Pembangunan Tanggul Permanen, Sawah 150 Hektare Terancam Gagal Panen |
|
|---|
| Warga Balinggi Jati Usulkan Pemasangan Bronjong, Antisipasi Banjir dan Lindungi Sawah |
|
|---|
| 250 Geobag Dipasang, BPBD Parimo Pastikan Warga Balinggi Jati Aman dari Banjir Susulan |
|
|---|
| Wabup Parimo Abdul Sahid: Normalisasi Sungai dan Pembongkaran Karang Segera Dilakukan |
|
|---|
| Ketua DPRD Parimo Minta Jembatan Balinggi Jati Dibongkar, Sebut Jadi Pemicu Banjir |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palu/foto/bank/originals/Banjir-di-Balinggi-Jati-Ancam-Gagal-Panen-Petani-dan-Ketahanan-Pangan-Terancam.jpg)