Parigi Moutong Hari Ini

Ratusan Warga Parimo Digigit Anjing, Tiga Meninggal Dunia

Satu korban meninggal berasal dari Desa Dolago Padang, Kecamatan Parigi Selatan.

|
Penulis: Abdul Humul Faaiz | Editor: Regina Goldie
FAAIZ / TRIBUNPALU.COM
Kasus gigitan anjing terhadap manusia di Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, terus meningkat sepanjang 2025. 

Laporan Wartawan TribunPalu.com, Abdul Humul Faaiz

TRIBUNPALU.COM, PARIMO – Kasus gigitan anjing terhadap manusia di Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, terus meningkat sepanjang 2025.

Hingga Agustus, tercatat hampir 400 orang dilaporkan digigit anjing.

Tiga orang di antaranya meninggal dunia akibat rabies.

Satu korban meninggal berasal dari Desa Dolago Padang, Kecamatan Parigi Selatan.

Sementara dua korban lainnya meninggal di Desa Sidoan, Kecamatan Sidoan.

Baca juga: Bupati Parimo: Kepala Desa Bambalemo Bisa Diberhentikan Sementa

“Baru setengah tahun, sudah ada hampir 400 laporan gigitan, bahkan tiga orang meninggal,” kata drh. I Nyoman Feriyadyana, Tim Vaksinasi Rabies dari Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Parigi Moutong.

Menurutnya, angka tersebut cukup tinggi dan harus segera diantisipasi melalui vaksinasi rabies pada hewan.

“Kalau hewannya tidak divaksin, manusia jadi sangat rentan terkena rabies,” jelasnya.

Feriyadyana menuturkan, populasi anjing di Kabupaten Parigi Moutong mencapai sekitar 27 ribu ekor.

Namun anggaran untuk vaksinasi masih sangat terbatas setiap tahun.

“Anggaran kita biasanya hanya cukup untuk seribu sampai dua ribu ekor saja,” ungkapnya.

Baca juga: Pemkab Tolitoli Gelar FGD Bahasa Daerah, Lestarikan Bahasa Tolitoli, Dampal, dan Dondo

Padahal, jumlah anjing jauh lebih banyak dibanding vaksin yang tersedia.

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved