Palu Hari Ini

DPRD Kota Palu Nilai Pemkot Tidak Lakukan Riset Peluncuran Bus Trans

Menurutnya, kewajiban pemerintah memang menyediakan transportasi publik. 

Penulis: Robit Silmi | Editor: Regina Goldie
ROBIT/TRIBUNPALU.COM
Anggota Komisi C DPRD Kota Palu, Alfian Chaniago, menilai Pemerintah Kota Palu tidak melakukan riset sebelum meluncurkan Bus Rapid Transit (BRT) Trans Palu, Jumat (29/8/2025). 

Ia menambahkan, pembangunan halte seharusnya didahulukan agar masyarakat mengetahui keberadaan layanan. 

“Kalau menurut saya bus cukup 6 saja. Kalau dipaksa maksimal 8 unit,” imbuhnya.

Selain itu, ia menilai kajian transportasi yang disebut masih dilakukan wali kota sudah terlalu lama.

Alfian juga menyinggung kondisi keuangan daerah yang defisit pada APBD murni 2024.

Menurutnya, banyak proyek penting yang belum terbayar, termasuk kantor camat Mantikulore yang masih ngontrak.

“Kalau bisa beli saja bus itu. Satu unit anggarannya sekitar Rp900 juta. Ngapain kontrak-kontrak, anggarannya bisa kita alokasikan kepembangunan” pungkasnya. (*)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved