Sabtu, 2 Mei 2026

Sulteng Hari Ini

Ketua KONI Sulteng Lepas Persipal Junior U-12 ke Piala Menpora Nasional

Dalam sambutannya, Fathur Razaq menyampaikan rasa syukur sekaligus harapan besar kepada para pemain muda Persipal Junior. 

Tayang:
Penulis: Zulfadli | Editor: Fadhila Amalia
Handover
PELEPASAN TIM PERSIPAL - Ketua KONI Sulawesi Tengah, Fathur Razaq, secara resmi melepas tim Akademi Persipal Junior U-12 yang akan berlaga di Piala Menpora Nasional di Surabaya.  Acara pelepasan berlangsung di Aula KONI Sulteng, Sabtu (27/9/2025), dan dihadiri jajaran pengurus KONI serta manajemen Persipal. 

Laporan Wartawan TribunPalu.com, Zulfadli

TRIBUNPALU.COM, PALU – Ketua KONI Sulawesi Tengah, Fathur Razaq, secara resmi melepas tim Akademi Persipal Junior U-12 yang akan berlaga di Piala Menpora Nasional di Surabaya

Acara pelepasan berlangsung di Aula KONI Sulteng, Sabtu (27/9/2025), dan dihadiri jajaran pengurus KONI serta manajemen Persipal.

Dalam sambutannya, Fathur Razaq menyampaikan rasa syukur sekaligus harapan besar kepada para pemain muda Persipal Junior. 

Baca juga: Viral Lagi, Anak Menkeu Purbaya Kini Pamer Tumpukan Dolar AS, Klaim dari Trading

Ia menegaskan, keberangkatan tim bukan sekadar untuk bertanding, tetapi juga membawa semangat baru bagi kebangkitan sepak bola Sulawesi Tengah.

“Persipal Senior telah berjuang di Liga 2 Indonesia sebagai tonggak penting sepak bola kita. Namun yang lebih membanggakan, hari ini kita menyaksikan regenerasi yang siap meneruskan perjuangan itu. Kami berharap adik-adik semua mampu memberikan yang terbaik untuk Sulawesi Tengah,” ujarnya penuh semangat.

Fathur yang juga Presiden Persipal menekankan bahwa pembinaan generasi muda merupakan investasi penting bagi masa depan daerah. 

Baca juga: Fakta Baru! Risman Akui Rudapaksa Karyawati Hijrah Sebelum Dihabisi di Kebun

Ia mendoakan seluruh pemain agar selalu sehat, mampu melewati berbagai tantangan, dan tampil maksimal di ajang nasional.

“Kalian adalah calon-calon pemimpin lapangan, yang kelak bisa membawa nama Sulawesi Tengah di kancah nasional bahkan internasional. Tetap semangat, jaga sportivitas, dan yakinlah doa kita semua menyertai kalian,” pesannya.

Baca juga: Pemkot Palu Dapat Hibah Lahan BMN, Siap Bangun Kantor DPRD Baru di Jl Moh Yamin

Pelepasan tim ditutup dengan doa bersama yang dipimpin langsung Ketua KONI Sulteng, sebagai simbol dukungan penuh masyarakat Sulawesi Tengah terhadap perjuangan Persipal Junior U-12 di Surabaya

Akar Persipal berawal

Asal Mula (Persipa dan Pesdo)

Sepak bola di Palu sudah dimainkan sejak tahun 1930-an melalui klub-klub yang dinaungi organisasi keagamaan dan komunitas. Sebelum Persipal terbentuk, klub yang mewakili Palu adalah Persipa (Persatuan Sepak Bola Palu), yang sering bersaing dengan Pesdo (Persatuan Sepak Bola Donggala).

Pendirian Persipal dan Julukan "Kuda Hitam dari Timur"

Tahun Pembentukan (1974): Persipal secara resmi terbentuk sekitar tahun 1974 melalui inisiatif bupati Donggala untuk melebur kekuatan Persipa dan pemain-pemain Donggala menjadi satu tim perserikatan yang mewakili Sulawesi Tengah.

Masa Kejayaan (1974–1979): Persipal mencapai puncak performa di kompetisi Perserikatan PSSI dan dijuluki "Kuda Hitam dari Timur" karena keberhasilannya menembus dominasi tim-tim besar Jawa dan Makassar.

Prestasi: Mereka berhasil melaju hingga Babak 8 Besar Kejurnas PSSI 1975 dan Babak 12 Besar Kejuaraan Nasional PSSI Divisi I Tahun 1979 (setelah mengalahkan tim besar seperti Persipura Jayapura).

Dampak Nasional: Klub ini pernah menjajal kekuatan tim besar Eropa, PSV Eindhoven dari Belanda, dalam pertandingan persahabatan di Palu.

Tokoh Penting: Legenda sepak bola nasional, Ramang, pernah menjadi pelatih Persipal pada kurun waktu 1974-1978, yang turut membentuk mental juara tim.

Masa Vakum

Setelah periode emas tersebut, prestasi Persipal mulai meredup pada tahun 1980-an dan kesulitan untuk kembali bersaing di kasta teratas liga nasional, hingga akhirnya berkutat di kasta bawah (Divisi I/Liga 3) selama beberapa dekade.

2. Era Modern (Kebangkitan ke Liga 2)

Setelah lama berjuang, nama Persipal kembali ke peta sepak bola nasional melalui terobosan besar oleh manajemen baru.

Akuisisi Slot Liga 2

Tahun 2022: Tim Persipal Palu yang saat itu bermain di Liga 3, mengambil langkah kontroversial namun strategis dengan mengakuisisi klub Liga 2, Muba Babel United FC, dari Musi Banyuasin, Sumatera Selatan.

Naik Kasta: Akuisisi ini, yang ditaksir bernilai miliaran rupiah, secara instan membawa Persipal naik kasta dari Liga 3 langsung ke Liga 2 pada musim kompetisi 2022–2023.

Persipal Football Club (FC)

Sejak itu, klub yang berkompetisi di Liga 2 ini dikenal sebagai Persipal FC atau terkadang disebut Persipal Palu BU (Babel United) untuk menghormati sejarah akuisisinya.

Home Base: Markas utama mereka adalah Stadion Gawalise di Palu, Sulawesi Tengah.

Harapan Baru: Kebangkitan ini disambut antusias oleh para suporter, Persipal Mania, yang kembali menyaksikan tim kebanggaan mereka bersaing di kompetisi profesional tingkat nasional dengan harapan untuk promosi ke Liga 1.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved