Jembatan Desa Ogoalas Putus
Satu Unit Motor Hanyut Diterjang Banjir Bandang di Desa Ogoalas Parimo Belum Ditemukan
Akibat jembatan putus, warga di Dusun 1 kini hanya bisa melintas dengan cara memikul sepeda motor ke seberang sungai.
Penulis: Abdul Humul Faaiz | Editor: mahyuddin
Laporan Wartawan TribunPalu.com, Abdul Humul Faaiz
TRIBUNPALU.COM, PARIMO - Satu unit sepeda motor milik warga Desa Ogoalas, Kecamatan Tinombo, Kabupaten Parigi Moutong, dilaporkan hanyut terbawa Banjir Bandang yang terjadi pada Sabtu (27/9/2025).
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Parigi Moutong Rivai mengatakan, motor itu terparkir di sekitar jembatan penghubung dusun saat Banjir Bandang.
“Saat kejadian, ada motor warga yang diparkir dekat jembatan, ikut terseret arus dan sampai sekarang belum ditemukan,” kata Rivai kepada TribunPalu.com, Minggu (28/9/2025).
Hingga kini, warga bersama aparat desa masih mencari motor itu di sekitar aliran sungai.
“Belum ada laporan resmi ditemukan, masyarakat masih mencari di bawah aliran sungai,” ujar Rivai.
Baca juga: Jembatan ke Desa Ogoalas Parimo Terputus Diterjang Banjir Bandang, BPBD: Banjir Belum Surut
Ia menambahkan, kondisi air sungai saat ini sudah surut.
Namun kerusakan pada jembatan selebar sekitar 29 meter belum tertangani.
“Air sudah kering, tapi jembatannya jebol cukup lebar sekitar 29 meter,” tutur Rivai.
Akibat jembatan putus, warga di Dusun 1 kini hanya bisa melintas dengan cara memikul sepeda motor ke seberang sungai.
“Motor sementara hanya bisa dipikul jika ingin diseberangkan,” kata Rivai.
BPBD Parigi Moutong berencana melakukan pengecekan lanjutan bersama aparat desa untuk menentukan langkah darurat selanjutnya.
Baca juga: 50 KK Terdampak Banjir di Parigi, BPBD Imbau Warga Tetap Waspada
Rivai juga menyebut belum ada informasi pembangunan jembatan darurat hingga saat ini karena keterbatasan akses komunikasi di lokasi terdampak.
Sebelumnya, hujan deras mengguyur wilayah Kecamatan Tinombo pada Sabtu (27/9/2025) sehingga menyebabkan sungai di Desa Ogoalas meluap dan menghancurkan jembatan penghubung ke Dusun 1.
Meski tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu, aktivitas warga masih terhambat karena akses utama putus.
Desa Ogoalas berjarak sekira 167 Km dari ibu kota Kabupaten Parigi Moutong.
Desa ini pernah digambarkan sebagai desa terpencil yang terdiri dari beberapa enam dusun.
Masyarakat yang tinggal di daerah pegunungan Tinombo, termasuk Ogoalas, sebagian besar adalah masyarakat Suku Laudje dengan bahasa sehari-hari mereka adalah bahasa Laudje.(*)
| Jembatan Darurat Desa Ogoalas Parimo Sudah Bisa Dilalui, Warga Desak Pembangunan Permanen |
|
|---|
| Warga Ogoalas Parimo Bangun Jembatan Darurat, Akses Roda Dua Kembali Terbuka |
|
|---|
| Akses ke Dusun 1 Desa Ogoalas Parimo Lumpuh Pascabanjir, Warga Masih Terisolasi |
|
|---|
| Jembatan ke Desa Ogoalas Parimo Terputus Diterjang Banjir Bandang, BPBD: Banjir Belum Surut |
|
|---|
| BREAKINGNEWS: Desa Ogoalas Parimo Dilanda Banjir Bandang, Satu Jembatan Putus Akibat Hujan Deras |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palu/foto/bank/originals/Desa-Ogoalas-Dilanda-Banjir-Bandang-Satu-Jembatan-Putus-Akibat-Hujan-Deras.jpg)