Sabtu, 11 April 2026

Jembatan Desa Ogoalas Putus

Warga Ogoalas Parimo Bangun Jembatan Darurat, Akses Roda Dua Kembali Terbuka

Menurutnya, warga bergotong royong membuat jembatan sementara agar aktivitas sehari-hari bisa kembali berjalan normal.

|
Penulis: Abdul Humul Faaiz | Editor: Fadhila Amalia
Dok. Pemdes Ogoalas
JEMBATAN - Akses ke Dusun 1 Desa Ogoalas, Kecamatan Tinombo, Kabupaten Parigi Moutong, akhirnya mulai terbuka setelah warga membangun jembatan darurat dari batang kayu dan papan. 

Laporan Wartawan TribunPalu.com, Abdul Humul Faaiz

TRIBUNPALU.COM, PARIMO - Akses ke Dusun 1 Desa Ogoalas, Kecamatan Tinombo, Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, akhirnya mulai terbuka setelah warga membangun jembatan darurat dari batang kayu dan papan.

Kepala Desa Ogoalas, Jamilun Jamil, mengatakan jembatan darurat tersebut sudah dapat dilalui kendaraan roda dua sejak Minggu (28/9/2025) sore sekitar pukul 15.00 WITA.

“Sudah bisa dilalui roda dua meski masih pakai jembatan darurat dari kayu dan papan yang dibangun oleh masyarakat,” kata Jamilun kepada TribunPalu.com melalui pesan WhatsApp, Senin (29/9/2025).

Menurutnya, warga bergotong royong membuat jembatan sementara agar aktivitas sehari-hari bisa kembali berjalan normal.

“Sekarang akses sudah mulai normal untuk roda dua,” ujarnya.

Jamilun menyebutkan bahwa satu unit motor warga yang sempat hanyut saat banjir masih belum ditemukan hingga saat ini.

“Sampai sekarang motor yang hanyut itu belum juga ditemukan,” tambahnya.

Ia juga meluruskan informasi sebelumnya, bahwa kondisi jembatan bukan sepenuhnya terputus.

Namun terang dia, fondasi jembatan di seberang sungai jebol akibat derasnya arus banjir.

“Yang jebol itu fondasinya, bukan jembatannya yang putus. Waktu kejadian jembatan hampir roboh,” jelasnya.

Meski sudah ada jembatan darurat, ia tetap berharap agar pemerintah daerah segera membangun jembatan permanen sebagai solusi jangka panjang.

“Kami berharap pemerintah bisa membangun jembatan permanen agar kalau banjir lagi tidak terulang kejadian seperti kemarin,” ucapnya.

Selain itu, Jamilun juga mendorong agar pemerintah melakukan normalisasi sungai untuk mencegah banjir bandang kembali terjadi.

“Kalau sungainya dinormalisasi, insyaallah kejadian seperti ini bisa dihindari,” pungkasnya.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved