Selasa, 21 April 2026

Sulteng Hari Ini

Pemprov Sulteng Lakukan Evaluasi Kinerja ASN Lewat Pendekatan Ilmiah dan Budaya Kerja

BKD Prov. Sulteng sendiri nantinya akan bertanggung jawab dalam proses pengumpulan data yang akan digunakan dalam penelitian ini.

Editor: Regina Goldie
HANDOVER
Badan Riset dan Inovasi Daerah (Brida) Provinsi Sulawesi Tengah bersama Badan Kepegawaian Daerah (BKD) dan Universitas Tadulako (Untad) mengadakan workshop Riset Evaluasi Kinerja Aparatur Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah tahun 2025. 

TRIBUNPALU.COM - Badan Riset dan Inovasi Daerah (Brida) Provinsi Sulawesi Tengah bersama Badan Kepegawaian Daerah (BKD) dan Universitas Tadulako (Untad) mengadakan workshop Riset Evaluasi Kinerja Aparatur Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah tahun 2025.

Kegiatan ini dikemas dalam bentuk inovasi riset yang bertajuk “Kampung Berani Riset” sebagai bagian dari dukungan terhadap Program Berani Berintegritas.

Pada kesempatan tersebut, Pelaksana Tugas Kepala Brida Provinsi Sulawesi Tengah, Hasim R, menjelaskan bahwa ide dasar dari riset ini merujuk pada hasil pengukuran dalam penilaian pejabat pimpinan tinggi dan pejabat administrator yang dilakukan oleh BKD beberapa waktu lalu.

Untuk mendapatkan hasil yang maksimal, maka perlunya dilakukan kajian dengan menganalisa data tersebut dengan berbagai pendekatan keilmuan.

Baca juga: Bupati Banggai Tunjuk Lima Pelaksana tugas

 BKD Prov. Sulteng sendiri nantinya akan bertanggung jawab dalam proses pengumpulan data yang akan digunakan dalam penelitian ini.

Dilanjutkan dengan pemaparan yang dilakukan oleh, Husna, selaku tim riset dari Universitas Tadulako menjelaskan bahwa maksud dari riset ini adalah untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kinerja aparatur daerah dengan menjadikan nilai BerAKHLAK sebagai parameter utama.

Objek dari penelitian ini yaitu seluruh ASN di lingkungan Sekretariat Daerah, Dinas, Badan, dan Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah.

Baca juga: Bunda Literasi Kota Palu: Anak Rajin Membaca Akan Punya Imajinasi dan Pikiran Kritis

Adapun dimensi evaluasi dari riset ini yakni kinerja organisasi dan individu, tingkat internalisasi nilai BerAKHLAK dan Berintegritas, serta mekanisme penilaian kinerja berbasis budaya kerja.

Nantinya, output dari riset yang akan dilakukan ini berupa laporan kajian Evaluasi Kinerja Aparatur Pemerintah Sulawesi Tengah berbasis Nilai BerAKHLAK dan Berintegritas, rekomendasi kebijakan peningkatan kinerja ASN, instrument penilaian BerAKHLAK dan Berintegritas yang dapat digunakan secara berkelanjutan.

Turut hadir: Kepala UPT Penilaian Kompetensi Jabatan, Rachman Yape, tim peneliti Untad, perwakilan seluruh OPD lingkup Pmeprov. Sulteng, pejabat lingkup Brida Sulteng. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved