Sulteng Hari Ini
Gubernur Anwar Hafid Bakal Resmikan Kantor Sinode GKST di Tentena
Pertemuan berlangsung hangat dengan membahas sejumlah agenda kerja sama antara Pemerintah Provinsi Sulteng dan GKST.
Penulis: Zulfadli | Editor: Fadhila Amalia
1. Gagasan Gereja Pribumi Mandiri (1939)
Pada sebuah konferensi tahun 1939, mulai muncul pemikiran yang diinisiasi oleh J. Kruyt (putra dari A.C. Kruyt) tentang perlunya mengorganisasi Gereja pribumi Sulawesi Tengah secara keseluruhan agar dapat berdiri sendiri.
2. Desakan Perang Dunia II
Masa Perang Dunia II dan pendudukan Jepang mempercepat proses kemandirian gereja.
Para penginjil membentuk klasis-klasis (setara dengan wilayah gerejawi) dan mengangkat ketua-ketua klasis pribumi untuk memimpin gereja selama masa perang.
3. Sinode Pertama dan Pendirian GKST (1947)
Setelah Perang Dunia selesai, persiapan untuk gereja mandiri dilaksanakan. Puncaknya adalah:
Pelaksanaan Sinode Pertama: Dilaksanakan di Tentena pada tanggal 14-19 Oktober 1947.
Penetapan GKST: Pada tanggal 18 Oktober 1947, Sinode Pertama menetapkan berdirinya Gereja Kristen Sulawesi Tengah (GKST). Tanggal ini secara resmi diperingati sebagai hari lahirnya GKST.
Baca juga: Wanita Viral Hina Suku Kaili di Medsos Jalani Sanksi Adat di Kota Palu
Sistem Gereja: GKST menganut sistem Presbyterial Sinodal, yang berarti pemerintahan gereja dijalankan secara sinodal (melalui persidangan sinode) dengan badan-badan jemaat (presbiter) sebagai pelaksananya.
Perkembangan Pasca-Kemandirian
Keanggotaan Internasional: Pada tahun 1948, GKST menjadi anggota Dewan Gereja se-Dunia (World Council of Churches).
Keanggotaan Nasional: Pada tahun 1950, GKST menjadi anggota Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia (PGI).
Pergumulan Sejarah: GKST melewati masa-masa sulit seperti pergolakan DI/TII (1950-1965) dan PERMESTA (1957), serta tragedi konflik di Poso di awal abad ke-21.
Pemekaran: Seiring perkembangannya, sebagian wilayah pelayanan GKST memisahkan diri menjadi gereja yang berdiri sendiri, seperti Gereja Kristen di Luwuk Banggai (GKLB) pada tahun 1966.(*)
Sulawesi Tengah
Gubernur Sulawesi Tengah
Anwar Hafid
Gereja Kristen Sulawesi Tengah (GKST)
GKST
Pendeta Djadaramo
| Sidang Praperadilan 9 Tersangka Asal Loli Oge Donggala Bergulir, Polisi Mangkir Lagi |
|
|---|
| Tuntut Klarifikasi Tempo, Kader Nasdem Sulteng Geruduk Kantor PWI di Kota Palu |
|
|---|
| Gubernur Anwar Hafid Kukuhkan FKPA, Dorong Peran Adat dalam Pembangunan Sulteng |
|
|---|
| Pemprov Sulteng Kucurkan Rp604,8 Miliar, Bangun 131 Km Jalan Lewat Skema MYC |
|
|---|
| TLI Gelar Pembekalan Magang Bagi 43 Peserta Kursus Bahasa Mandarin, Siap Bekerja Sebagai Translator |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palu/foto/bank/originals/Gubernur-Anwar-Hafid-Bakal-Resmikan-Kantor-Sinode-GKST-di-Tentena.jpg)